VIVA – PSSI terus mematangkan persiapan untuk menggulirkan kompetisi resmi Indonesian Women’s League (IWL) atau Liga Putri Indonesia.
Salah satu yang tengah dikebut federasi adalah persoalan hak siar. PSSI kini intens berkomunikasi dengan RANS Entertainment untuk menjadi mitra penayangan kompetisi kasta tertinggi sepak bola putri Indonesia tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, mengungkapkan pembicaraan antara kedua pihak sejauh ini berjalan positif. PSSI dan RANS bahkan disebut tengah memasuki tahap finalisasi kesepakatan komersial dan durasi kerja sama.
RANS menjadi salah satu pilihan PSSI karena memiliki basis pengikut media sosial yang cukup besar dan mayoritas berasal dari kalangan perempuan.
Selain itu, sosok Nagita Slavina sebagai CEO RANS dinilai memiliki pengaruh kuat untuk ikut mengangkat sepak bola putri Indonesia.
"Pembicaraan sudah positif dan sudah menguncup ke arah sana. RANS punya follower yang mayoritas perempuan," ujar Vivin Cahyani.
Menurut Vivin, Nagita juga memiliki sejumlah kualitas yang membuatnya dianggap cocok menjadi figur yang dapat menginspirasi perempuan di dunia olahraga.
"Sosok Kak Gigi juga diidolakan, secara karier bagus, sebagai ibu rumah tangga bagus, dan kami lihat beliau sangat cocok sebagai role model," tuturnya.
Rencana kerja sama tersebut semakin menguat setelah RANS sebelumnya terlibat dalam uji coba penayangan Srikandi Merdeka Cup.
PSSI berharap kolaborasi dengan RANS nantinya tidak hanya berdampak terhadap distribusi siaran, tetapi juga memperluas jangkauan sepak bola putri kepada keluarga dan generasi muda.
PSSI Perluas Talent Scouting
Selain menyiapkan kompetisi dan hak siar, PSSI juga berencana memperluas pencarian bakat pemain sepak bola putri ke lebih banyak daerah.
Program talent scouting tersebut akan diperluas ke sejumlah kota pada tahun depan untuk menemukan lebih banyak pemain potensial dari berbagai penjuru Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Vivin mencontohkan Keshia dan Fadila sebagai pemain yang memiliki bakat alam dan berhasil mencuri perhatian ketika mengikuti pemusatan latihan di Prancis.
"Waktu kita bawa pemusatan latihan ke Prancis, pelatih Timnas Prancis yang melatih itu bilang mereka berdua memang punya bakat alam serta visi bermain bola yang sangat bagus," kata Vivin.
Halaman Selanjutnya
Menurutnya, pemain-pemain dengan potensi seperti Keshia dan Fadila harus terus ditemukan agar regenerasi Timnas Putri Indonesia berjalan lebih baik.

47 minutes ago
2

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
