VIVA – Petenis Indonesia, Renaldi Aquila Salim gagal mengamankan posisi runner-up Grup D UTR PTT Amman Men's World Championship 2026 Bali.
Petenis muda Indonesia itu harus mengakhiri perjuangannya di fase grup setelah ditaklukkan wakil Australia, Thomas Patton, pada laga pamungkas di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Kamis 20 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bermain di Lapangan A, Renaldi kesulitan mengembangkan permainan sejak awal pertandingan. Servis keras serta groundstroke akurat yang menjadi senjata Patton membuat petenis berusia 20 tahun tersebut terus berada dalam tekanan.
Renaldi akhirnya harus menyerah dua set langsung dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 14 menit.
Pada set pertama, Patton langsung bermain agresif. Petenis Australia itu terus mengeksploitasi sisi backhand Renaldi hingga membuat wakil Indonesia kesulitan memberikan perlawanan.
Patton bahkan hanya kehilangan satu game sebelum menutup set pertama dengan kemenangan telak 6-1. Situasi tidak banyak berubah pada set kedua.
Renaldi yang juga tercatat sebagai mahasiswa Perbanas Jakarta berusaha mengubah pola permainan. Namun, tekanan Patton masih terlalu sulit untuk diatasi.
Patton kembali tampil dominan dan mengunci kemenangan 6-2. Hasil tersebut membuat Renaldi harus puas finis di posisi keempat Grup D. Ia gagal memperbaiki posisi untuk memperebutkan peringkat lebih tinggi di turnamen UTR PTT Amman Men's World Championship 2026.
Sebaliknya, kemenangan tersebut membawa Thomas Patton finis sebagai runner-up Grup D. Ia berhak melanjutkan perjuangan untuk memperebutkan posisi 5-8.
Renaldi tidak mencari alasan atas kekalahan tersebut. Ia mengakui Patton tampil lebih agresif dan mampu membuat dirinya kesulitan sepanjang pertandingan.
"Lawan bermain cerdik dan tampil sangat agresif sejak awal pertandingan, sehingga saya tak mampu keluar dari tekanan. Sebenarnya saya telah berupaya untuk mengubah pola maupun strategi permainan," ujar Renaldi seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, posisi puncak Grup D menjadi milik petenis Amerika Serikat, Azuma Visaya. Azuma semakin kokoh setelah meraih kemenangan ketiganya di fase penyisihan. Ia mengalahkan petenis Singapura Maximus Zavier Wong dengan skor 6-3, 6-0.
Hasil tersebut membuat Azuma mengikuti jejak Alexander Chang dari Amerika Serikat dan Anthony Susanto dari Indonesia yang sama-sama mencatatkan tiga kemenangan alias hattrick di fase grup. Ketiganya pun berhak melaju ke semifinal UTR PTT 2026 di Bali.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, persaingan sengit juga terjadi di Grup C. Duel antara Matthieu Perchicot dari Prancis dan Jack Bruce Smith asal Australia menjadi laga penentuan posisi puncak. Keduanya sama-sama belum terkalahkan sebelum pertandingan.

6 hours ago
3

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8270815/original/044801800_1782121678-1.jpg)