Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, penerimaan pajak sampai akhir Juli 2026 tumbuh hampir 30 persen.
Purbaya mengatakan bahwa capaian positif itu berkat adanya transformasi birokrasi dan perbaikan-perbaikan, yang dilakukan Kemenkeu dari sektor penerimaan pajak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sampai dengan akhir Juli tahun ini (2026), tumbuhnya hampir 30 persen daripada tahun lalu. Tahun lalu itu tumbuhnya negatif. Jadi penerimaan kita kuat juga tidak lemah," kata Purbaya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 31 Agustus 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Menurutnya, pertumbuhan penerimaan pajak tidak dibarengi dengan kenaikan pajak. Hal itu dapat dilakukan setelah Kemenkeu melakukan transformasi terhadap sumber daya manusia (SDM) serta menutup sejumlah kebocoran.
"Memang penerimaan kita di atas perkiraan semula. Dan itu terjadi tanpa kenaikan tax rate," ujarnya.
Purbaya menjelaskan, transformasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak di antaranya yakni dengan menutup sumber kebocoran, pemecatan pegawai pajak nakal, dan perbaikan sistem.
Sehingga, pendapatan negara dari sektor pajak tumbuh positif tanpa harus menaikkan pajak itu sendiri.
"Pegawai pajak yang nakal saya berhentikan. Sekarang pegawai pajak sudah jauh lebih bagus kerjanya. Orang-orang yang kelihatannya tidak baik kita bereskan. Ganti orang-orang yang lebih bagus. Dan sekarang kerjanya juga sudah cukup baik," kata Purbaya.
"Makanya saya bisa dapat peningkatan pendapatan yang tinggi. Tanpa kenaikan macem-macem," ujarnya.
Purbaya menambahkan, pihaknya juga telah melakukan sejumlah langkah untuk menutupi kebocoran dari sektor pajak, dengan merotasi pejabat baik di eselon 2, 3, maupun 4.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menjelaskan, untuk level pejabat sengaja dipilih mana yang memang bekerja dengan baik dan kurang baik, bahkan dengan menggandeng aparat penegak hukum untuk memperbaikinya.
"Jadi untuk pajak masyarakat sudah tahu sering bocor sana-sini. Saya periksa lah. Hampir semua orang pajak, eselon 2-nya, eselon 3, eselon 4, saya kocok ulang, saya pindahin yang kurang baik ke daerah, yang baik ke pusat," ujarnya. (Ant).
Pantau Keuangan Daerah, Purbaya Siap Suntikkan Dana Bagi Pemda Terkendala Keuangan
Menkeu Purbaya mengatakan bahwa pihaknya terus memonitor kondisi keuangan tiap daerah, guna memantau risiko yang dimiliki masing-masing daerah dalam pengelolaannya.
VIVA.co.id
3 September 2026

1 week ago
22













