Regulasi Adaptif hingga Inovasi Berkualitas Bisa Bikin Ekosistem Kripto RI Lebih Kompetitif

5 hours ago 4

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Jakarta, VIVA – Indonesia ditegaskan sedang membangun fondasi baru bagi ekosistem aset kripto, mengedepankan regulasi yang semakin kuat, adopsi yang terus tumbuh, dan keterlibatan institusi yang semakin meluas.

Dengan2,69 juta pengguna kripto per Juni 2026, fokus industri kini bukan hanya memperbesar pasar, tetapi memastikan inovasi, perlindungan konsumen, dan kesiapan institusional dapat berjalan beriringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya Coinfest Asia 2026 yang mempertemukan pemerintah, regulator, serta para pelaku industri lokal dan global, pembahasan menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kepastian regulasi dan ruang bagi ekosistem untuk terus berkembang. Keseimbangan ini menjadi penting agar pertumbuhan industri tetap sehat dan berkelanjutan.

Co-Founder Indodax, Oscar Darmawan, menilai kepatuhan tetap merupakan hal penting dalam perkembangan industri, terutama untuk membuka ruang yang lebih besar bagi partisipasi institusi. Namun, perlindungan konsumen perlu berjalan beriringan dengan kemampuan pelaku domestik untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan.

Oscar menyoroti bahwa faktor produk dan layanan turut mempengaruhi keputusan pengguna memilih platform offshore. “Compliance tetap diperlukan karena menjadi salah satu fondasi agar institusi dapat masuk ke industri ini. Namun, pada saat yang sama, inovasi juga perlu terus berjalan. Jika produk dan layanan di dalam negeri semakin berkembang, pengguna akan memiliki lebih banyak alasan untuk tetap berada di ekosistem yang teregulasi dan mendapatkan perlindungan yang lebih baik,” ujar Oscar, dikutip dari keterangannya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Oscar juga melihat regulatory sandbox OJK sebagai ruang penting untuk menguji inovasi baru sebelum diterapkan lebih luas, sehingga pengembangan industri tetap mempertimbangkan aspek perlindungan konsumen sebagai prioritas utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perkembangan inovasi di industri kripto sangat cepat. Dengan adanya regulatory sandbox, inovasi dapat diuji dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum diterapkan lebih luas. Pendekatan ini dapat membantu ekosistem kripto Indonesia berkembang dengan lebih tertata sekaligus memberikan ruang bagi percepatan inovasi,” tambahnya.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menilai blockchain dan aset digital termasuk kripto semakin relevan untuk mendukung kebutuhan investasi nasional. Ia juga melihat Bali berpeluang berkembang dari destinasi pariwisata menjadi pusat investasi, teknologi, dan inovasi, termasuk bagi komunitas fintech, Web3, aset digital dan kripto.

Halaman Selanjutnya

“Pemerintah dapat membangun kerangka, regulator memberikan kepastian, tetapi perusahaan dan inovator yang membangun masa depan,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |