Rekam Jejak Kontroversial Joao Pinheiro, Wasit Asal Portugal yang Akan Pimpin Laga Argentina Vs Swiss

5 days ago 3

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:31 WIB

VIVA Joao Pinheiro resmi ditunjuk oleh FIFA untuk memimpin laga antara Argentina melawan Swiss. Wasit asal Portugal itu sebelumnya punya rekam jejak kontroversial pada tahun 2026 ini.

Argentina melenggang ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan cara dramatis, namun juga kontroversial. Keberhasilan mereka untuk bangkit dari ketertinggalan dua gol dan meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Mesir banyak dipandang bermasalah oleh sejumlah pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepemimpinan wasit Francois Letexier menjadi sorotan setelah keputusannya untuk menganulir gol Mesir dan juga mengesahkan gol Enzo Fernandez dalam situasi yang mirip. Meski diprotes, banyak pihak pula yang beranggapan bahwa itu adalah keputusan tepat, termasuk wasit legendaris Pierluigi Collina.

Wasit Francois Letexier

Photo :

  • REUTERS/Amanda Perobelli

Untuk laga berikutnya, Argentina akan bermain menghadapi Swiss di babak perempat final. Duel akan dilaksanakan pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB di Arrowhead Stadium, Kansas City.

FIFA mengumumkan secara resmi bahwa wasit yang akan memimpin laga itu adalah Joao Pinheiro. Dia adalah wasit asal Portugal, dan sudah dikenal luas di sepak bola Eropa.

Laga antara Argentina melawan Swiss akan menjadi laga ketiganya di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Pinheiro memimpin laga yang juga dimainkan Swiss di fase grup, ketika mereka menang telak 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina.

Kemudian, di babak 32 besar, Pinheiro memimpin laga antara tim tuan rumah Kanada melawan Afrika Selatan. Duel tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Kanada.

Tidak ada rekam jejak kontroversial dalam kedua laga itu. Namun, pada 2026 ini, Pinheiro setidaknya terlibat dalam satu laga kontroversial di Liga Champions.

Wasit Joao Pinheiro

Photo :

  • REUTERS/Daniel Cole

Itu terjadi ketika Paris Saint-Germain bersua dengan Bayern Munchen di babak semifinal Liga Champions. Pinheiro memimpin di leg kedua ketika duel berakhir imbang dengan skor 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di leg pertama, PSG sudah unggul 5-4 dalam duel sengit. Namun, keputusan kontroversial mencuat karena Pinheiro dianggap mengambil keputusan kontroversial.

Itu terjadi pada handball yang dilakukan oleh Nuno Mendes pada menit ke-29 dan juga Joao Neves pada dua menit kemudian. Lebih lanjut, jika Mendes dinyatakan handball, maka dia harusnya mendapatkan kartu merah dari kartu kuning kedua karena sudah mengemas kartu kuning pertama sejak menit keenam.

Halaman Selanjutnya

Sedangkan handball Joao Neves harusnya berujung kepada penalti. Namun, dari dua situasi tersebut, Pinheiro sama sekali tidak menganggapnya sebagai handball, yang mana secara langsung menguntungkan PSG.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |