Resmi! Hadiah Juara 2, 3 dan 4 Piala Presiden 2026 Naik Rp500 Juta

7 hours ago 1

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:42 WIB

VIVA – Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, resmi mengumumkan kenaikan hadiah uang tunai bagi tim yang finis di posisi kedua, ketiga, dan keempat. Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers menjelang final Piala Presiden 2026 di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.

Sebelumnya, panitia telah menaikkan hadiah juara pertama dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar. Kini, giliran tim peringkat kedua hingga keempat yang mendapatkan tambahan bonus masing-masing sebesar Rp500 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini saya putuskan juara 2 tambah Rp500 juta, juara 3 tambah Rp500 juta, juara 4 tambah Rp500 juta. Jadi tidak boleh ada angka yang turun, supaya pemain dan klub semakin semangat," kata Maruarar.

Press Conference Road to Final Piala Presiden 2026

Photo :

  • VIVA/Surya Aditiya

Dengan keputusan tersebut, hadiah untuk runner-up naik menjadi Rp3,5 miliar, juara ketiga memperoleh Rp2,5 miliar, sementara tim peringkat keempat menerima Rp1,5 miliar.

Maruarar mengatakan penambahan hadiah itu merupakan bentuk apresiasi kepada klub yang telah berjuang sepanjang turnamen. Menurutnya, peningkatan nilai hadiah diharapkan mampu memotivasi pemain dan klub untuk terus menampilkan permainan terbaik hingga laga terakhir.

"Kemarin kan sudah kami tingkatkan untuk juara satu dari Rp6 miliar jadi Rp8 miliar," ujarnya.

Selain mengumumkan kenaikan hadiah, Maruarar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Presiden edisi kedelapan. Ia mengakui masih terdapat kekurangan, namun memastikan panitia terus berupaya meningkatkan kualitas turnamen dari tahun ke tahun.

"Kami juga sampaikan permohonan maaf kalau masih ada kekurangan, karena yang sempurna hanya Tuhan. Tapi percayalah kami berusaha memberikan yang terbaik yang kami bisa. Kami dedikasikan bagi Republik ini, bagi rakyat, dan bagi dunia sepak bola Indonesia," ucapnya.

Ia juga menegaskan penyelenggaraan Piala Presiden tetap mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalisme. Maruarar menyebut turnamen ini selalu diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) serta tidak menggunakan dana negara, baik APBN maupun anggaran BUMN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan menjaga integritas, makanya selalu diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (PwC). Tidak menggunakan uang negara, APBN, dan BUMN," tegasnya.

Dengan penambahan hadiah bagi empat besar, total apresiasi yang diberikan pada Piala Presiden 2026 menjadi lebih besar dibanding edisi sebelumnya. Maruarar berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan semangat bertanding para pemain sekaligus memperkuat posisi Piala Presiden sebagai salah satu turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.

Press Conference Road to Final Piala Presiden 2026

Panitia Piala Presiden 2026 Jawab Kritik Igor Tolic: Aturan 72 Jam Tak Berlaku untuk Turnamen Ini

Panitia Piala Presiden 2026 merespons kritik yang disampaikan pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, terkait waktu istirahat timnya yang dinilai kurang dari 72 jam.

img_title

VIVA.co.id

5 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |