Review Game Hytale Early Access: Saingan Baru Minecraft dengan Potensi Besar

2 weeks ago 6

Senin, 23 Februari 2026 - 13:00 WIB

Jakarta, VIVA – Setelah penantian panjang lebih dari satu dekade, dunia fantasi voxel sandbox RPG Hytale resmi memasuki fase Early Access pada 13 Januari 2026, memberikan pengalaman awal kepada para pemain jauh sebelum versi final dirilis.

Kehadiran Hytale ini menjadi salah satu momen paling dinanti oleh komunitas gamer sejak pertama kali diumumkan hampir sepuluh tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hytale ‘Minecraft 2.0’ yang Akhirnya Terwujud

Hytale dikembangkan oleh Hypixel Studios, yang terdiri dari kelompok pengembang awal server populer Minecraft. Game ini sering dibandingkan dengan Minecraft karena gaya visual voxel, mekanik crafting, dan eksplorasi terbuka.

Ketika versi Early Access diluncurkan, banyak pengulas menyebut Hytale sebagai semacam “Minecraft 2.0” versi yang diperluas dengan banyak fitur tambahan namun tetap terasa akrab bagi pemain genre ini.

Dalam review Early Access, IGN menilai bahwa Hytale menunjukkan potensi besar dengan gameplay yang menarik, kontrol intuitif, dan banyak variasi musuh serta biome dalam dunia Orbisnya. Meskipun demikian, review tersebut juga mencatat bahwa permainan masih terasa agak tanpa arah yang jelas di beberapa bagian karena fase awalnya yang belum rampung.

Kelebihan

Beberapa aspek positif permainan ini menurut para reviewer meliputi:

  1. Gameplay Kreatif dan Fleksibel – Hytale menawarkan kebebasan dalam membangun, bertempur, dan mengeksplorasi dunia besar, sehingga memberi ruang bagi imajinasi pemain untuk berkembang.
  2. Desain Dunia yang Kaya – Dunia Orbis dipenuhi dengan berbagai bioma, struktur, NPC, dan musuh yang membuat eksplorasi terasa menarik meski masih dalam tahap awal.
  3. Kontrol dan Mekanik Dasar yang Solid – Meski belum lengkap, kontrol karakter dan mekanik dasar bertahan hidup terasa cukup responsif dan mudah diadaptasi oleh pemain baru maupun veteran game sandbox serupa.

Kekurangan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai bagian dari Early Access, Hytale juga tampil dengan sejumlah keterbatasan signifikan, termasuk:

  1. Keterbatasan Konten Awal – Beberapa fitur yang pernah dijanjikan sebelumnya, seperti minigames atau beberapa elemen cerita, belum tersedia pada peluncuran awal.
  2. Sensasi Belum ‘Sempurna’ – Sang pendiri, Simon Collins-Laflamme sendiri menyatakan game ini sebenarnya “belum cukup baik” pada saat peluncuran awal Early Access, dan memang masih terdapat banyak area yang terasa mentah atau belum optimal.
  3. Kurangnya Arah yang Jelas – Meskipun banyak hal positif, pemain terkadang bisa kehilangan arah karena tujuan game belum ditetapkan dengan kuat dalam fase ini.

Halaman Selanjutnya

Respon awal dari komunitas pemain dan reviewer cenderung beragam, namun kebanyakan menyambut Hytale sebagai proyek yang menjanjikan dan penuh potensi meskipun belum matang.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |