Robot AI Buatan China Mulai Mendunia

5 hours ago 5

Selasa, 8 September 2026 - 14:22 WIB

Beijing, VIVA - Teknologi robot berbasis kecerdasan buatan (AI) buatan China mulai memperluas penggunaannya ke berbagai negara. AiMOGA Robotics mencatat pengiriman kumulatif lebih dari 2.000 unit robot ke pasar internasional yang kini telah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah, termasuk Indonesia.

Ekspansi tersebut mencakup sejumlah kawasan seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin. Perkembangan ini menunjukkan teknologi embodied intelligence mulai bergerak dari tahap pengembangan dan demonstrasi menuju penerapan komersial di berbagai sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produk dan solusi AiMOGA saat ini telah digunakan dalam lebih dari 100 skenario penerapan nyata. Penggunaannya mencakup ritel otomotif, manajemen lalu lintas pintar, layanan publik, hingga sejumlah kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan dan pendampingan manusia.

President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, mengatakan ekspansi robotika secara global tidak hanya bergantung pada kemampuan produk. Menurutnya, riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, distribusi, logistik, layanan, serta kemampuan beroperasi secara lokal juga menjadi bagian penting.

“Ekspansi global di industri robotika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produk, tetapi juga oleh kekuatan dalam riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, jaringan distribusi, pengiriman, layanan, serta operasional lokal,” ujarnya, dikutip Selasa 8 September 2026.

AiMOGA juga terus memperluas penggunaan robot dari sektor ritel otomotif menuju berbagai bidang lainnya. Beberapa di antaranya mencakup kepolisian pintar, panduan medis, serta layanan publik, yang menunjukkan semakin luasnya ruang penggunaan robot berbasis AI.

Salah satu produk yang disiapkan untuk pasar internasional adalah robot humanoid Mornine. Robot tersebut telah memperoleh sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak Uni Eropa serta sertifikasi FCC dari Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sertifikasi tersebut menjadi salah satu bagian dari persiapan AiMOGA untuk memperluas pemasaran produknya ke lebih banyak negara. Perusahaan juga memanfaatkan pengalaman global Chery dalam riset, manufaktur, rantai pasok, logistik, distribusi, dan layanan untuk mendukung ekspansi robotika.

AiMOGA menyebut pendekatan berbasis skenario menjadi salah satu fokus pengembangan teknologinya. Robot tidak hanya diarahkan untuk menunjukkan kemampuan dalam demonstrasi, tetapi juga menjalankan tugas tertentu yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan nyata.

Kecerdasan buatan (AI).

Dewan HAM PBB: AI Ancaman Umat Manusia

Kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia sehingga perlu segera ditangani, kata Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Volker Turk.

img_title

VIVA.co.id

8 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |