Jakarta, VIVA – Kepala Eksekutif Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito menegaskan, BMKS akan menjadikan Indonesia memiliki pengaruh lebih besar, dalam menentukan harga komoditas strategis yang melimpah di Tanah Air.
Hal itu ditegaskannya sebagai implementasi dari amanat Pasal 33 UUD 1945 mengenai pengelolaan bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalam tanah Indonesia, agar bisa dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Dan salah satunya adalah dengan membentuk bursa. Karena kita tahu bahwa kita salah satu penghasil komoditas terbesar di dunia baik untuk minyak maupun yang lainnya, dan juga komoditas strategis yang cukup banyak. Tapi kita tidak bisa melakukan pricing-nya," kata Sarjito dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta Pusat, Rabu, 9 September 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito
Photo :
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Menurutnya, selama ini Indonesia masih banyak mengandalkan harga yang terbentuk di bursa komoditas negara lain, sehingga membuat Indonesia lebih banyak berada dalam posisi sebagai price-taker.
"Kita masih mengandalkan pricing-pricing di bursa di negara lain yang sebenarnya mestinya kita harus bisa (tentukan sendiri). Paling tidak untuk awal, tidak lagi menjadi price-taker. Tapi bisa menjadi price-influencer," ujarnya.
Dalam jangka panjang, Sarjito berharap bursa yang dibangun Indonesia ini akan dapat menjadi salah satu rujukan harga komoditas strategis di tingkat global. Bahkan, Indonesia diharapkan akan mampu berkembang menjadi price-maker.
"Menjadikan bursa kita sebagai referensi, dan pada akhirnya kita tentu harus sanggup dan mampu serta percaya diri untuk menjadi price-maker," kata Sarjito.
Karena itu, dalam menjalankan tugas barunya sebagai Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK, Sarjito meminta dukungan dari awak media untuk turut mengawal berbagai kebijakan melalui kritik yang membangun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia juga berjanji bahwa amanah sebagai Kepala Eksekutif BMKS OJK ini, akan dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Dengan ditunjuknya saya, amanah yang sangat bagus dari seluruh rakyat Indonesia dan bangsa Indonesia ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Tolong nanti teman-teman wartawan membantu. Anda boleh mengkritisi, tetapi harus membangun," ujarnya.
Sarjito Resmi Dilantik MA Sebagai Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK
Sarjito akhirnya resmi dilantik oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
VIVA.co.id
9 September 2026

4 days ago
7













