Seat di Ujung Tanduk, Volkswagen Siapkan Era Baru

1 week ago 9

Jumat, 4 September 2026 - 16:00 WIB

Barcelona, VIVA – Masa depan Seat kembali menjadi sorotan setelah Volkswagen Group dikabarkan mempertimbangkan untuk mengakhiri merek asal Spanyol tersebut paling lambat pada 2029. Jika rencana ini benar-benar dijalankan, langkah tersebut akan menjadi perubahan besar bagi merek yang telah berusia 76 tahun dan selama ini menjadi salah satu simbol industri otomotif Spanyol.

Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Jumat 4 September 2026, kabar tersebut muncul di tengah restrukturisasi besar-besaran Volkswagen yang ingin menyederhanakan bisnis dan mengarahkan investasi ke merek serta produk dengan prospek pertumbuhan lebih tinggi. Seat disebut tidak masuk dalam strategi jangka panjang grup, sementara Cupra justru mendapatkan perhatian lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan kinerja kedua merek menjadi salah satu alasan yang membuat perubahan strategi tersebut masuk akal. Sepanjang 2025, Seat mengirimkan 257.400 kendaraan secara global, turun 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan Cupra mencatat 328.800 unit atau tumbuh 32,5 persen.

Situasinya bahkan semakin menarik pada paruh pertama 2026. Cupra mencatat penjualan 170.100 kendaraan, menjadi rekor baru bagi merek tersebut, sementara Seat menghadapi tekanan yang lebih besar di tengah perubahan pasar otomotif Eropa.

Padahal, Seat sebenarnya masih memiliki posisi kuat di negara asalnya. Pada 2025, merek tersebut menjual lebih dari 66.000 mobil di Spanyol dan tetap menjadi salah satu merek terlaris, dengan Ibiza dan Arona masuk dalam daftar model yang banyak dipilih konsumen.

Masalahnya bukan semata-mata jumlah mobil yang terjual, melainkan arah bisnis yang sedang berubah. Volkswagen kini menghadapi persaingan ketat dari produsen China, tekanan biaya produksi, kelebihan kapasitas pabrik di Eropa, serta kebutuhan investasi besar untuk kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi tersebut, Cupra dinilai menawarkan posisi yang lebih menarik. Merek yang awalnya merupakan label performa untuk model Seat itu berdiri sebagai merek independen pada 2018 dan kemudian berkembang dengan karakter desain serta produk yang lebih sporty dan menyasar konsumen dengan daya beli lebih tinggi.

Pertumbuhan Cupra juga tidak lagi sekadar mengandalkan model bermesin konvensional. Merek tersebut kini memperluas portofolio elektrifikasi, termasuk Cupra Raval yang menjadi bagian dari keluarga mobil listrik perkotaan Volkswagen Group yang mulai diproduksi di Spanyol.

Halaman Selanjutnya

Menariknya, berakhirnya merek Seat tidak otomatis berarti fasilitas produksinya ikut hilang. Pabrik Martorell dekat Barcelona tetap memiliki peran strategis dan justru dipersiapkan untuk memproduksi model Cupra serta kendaraan listrik lain dari Volkswagen Group.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |