Sekda Rejang Lebong Pastikan Pelayanan PublikNormal Usai Bupati-Wabup Kena OTT KPK

7 hours ago 2

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:05 WIB

VIVA – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan normal, menyusul penangkapan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri dalam operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 9 Maret 2026.

Kedua pimpinan di Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu itu ditangkap bersama sejumlah pejabat dan pihak swasta terkait suap proyek di lingkungan Kabupaten Rejang Lebong

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasanya. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta tetap melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri saat memberikan keterangan di Rejang Lebong, Selasa, 10 Maret 2026.

Iwan menjelaskan, bahwa adanya proses hukum yang tengah berlangsung tidak boleh menghambat kewajiban ASN dalam melayani masyarakat. Ia menjamin bahwa stabilitas birokrasi di lingkungan Pemkab Rejang Lebong tetap terjaga.

Terkait detail operasi senyap yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut, kata dia, dirinya belum mendapatkan laporan rinci mengenai kronologi maupun identitas pasti pejabat yang diamankan. "Saya juga baru mendapat informasi tersebut setelah waktu sahur. Untuk lebih jelasnya, kita masih menunggu keterangan resmi dari pihak KPK," ungkapnya

Dia meminta seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong agar tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi, sembari menunggu perkembangan informasi lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai memberikan keterangan kepada awak media, Sekda Iwan Sumantri langsung menjalankan aktivitas kedinasan seperti biasa. Ia terpantau memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala OPD di kantor bupati setempat untuk memastikan program kerja daerah tetap berjalan sesuai rencana.

Sebelumnya, tim penindakan KPK dikabarkan melakukan OTT di kediaman Bupati Rejang Lebong di Kota Bengkulu pada Senin sore yang diduga menjerat sejumlah pejabat daerah terkait dugaan tindak pidana korupsi, diantaranya Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri, Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri bersama kepala Dinas PUPR berinisial HEP, staf Dinas PUPR J, dan pihak kontraktor EM dan Y. 

Halaman Selanjutnya

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) atas Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri terkait dugaan suap proyek. "Diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |