VIVA – Banyak smartphone gaming saat ini menjadikan layar 120Hz sebagai salah satu fitur unggulan. Angka tersebut memang menarik karena membuat animasi, scrolling, dan pergerakan dalam game terlihat lebih mulus. Namun, bagi pengguna yang sering bermain game kompetitif atau game dengan grafis berat, 120Hz saja belum menjamin pengalaman bermain yang nyaman.
Ada beberapa komponen lain yang perlu diperhatikan, mulai dari touch sampling rate, kemampuan GPU, hingga konsistensi frame rate selama permainan berlangsung. Berikut VIVA telah merangkum Rabu, 2 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
120Hz Bukan Berarti Game Selalu 120 FPS
Refresh rate 120Hz menunjukkan kemampuan layar memperbarui gambar hingga 120 kali per detik. Namun, game tetap membutuhkan kemampuan hardware dan software untuk menghasilkan frame dalam jumlah tinggi.
Google menjelaskan bahwa perangkat dengan refresh rate tinggi tidak otomatis membuat game berjalan pada frame rate yang sama. Android juga memiliki mekanisme pengaturan frame rate untuk menyesuaikan performa game dengan kemampuan perangkat dan kebutuhan konsumsi daya.
Artinya, HP dengan layar 120Hz bisa saja menjalankan sebuah game pada 60 FPS, 45 FPS, atau bahkan lebih rendah jika prosesor dan GPU tidak mampu mempertahankan frame rate tinggi.
Karena itu, saat memilih HP untuk gaming, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat angka refresh rate pada spesifikasi layar.
Touch Sampling Rate Berpengaruh pada Respons Sentuhan
Selain refresh rate, ada istilah touch sampling rate. Fitur ini berkaitan dengan seberapa sering layar mendeteksi input sentuhan dalam periode tertentu.
Angka touch sampling rate yang lebih tinggi dapat membantu perangkat merespons sentuhan dengan lebih cepat, terutama pada game yang membutuhkan kontrol presisi seperti game FPS, MOBA, atau battle royale.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
MediaTek, misalnya, pernah mencatat perangkat dengan layar 120Hz yang memiliki touch sampling rate hingga 1.000Hz untuk kebutuhan gaming. Namun, angka tersebut tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya penentu responsivitas karena implementasi perangkat lunak dan optimasi sistem juga berpengaruh.
Dengan kata lain, layar 120Hz dan touch sampling rate tinggi memiliki fungsi berbeda. Refresh rate berkaitan dengan pembaruan tampilan, sedangkan touch sampling rate berhubungan dengan pendeteksian input sentuhan.
Halaman Selanjutnya
GPU Menjadi Penentu Saat Grafis Game Berat

1 week ago
8













