Jakarta, VIVA - Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Wayan Toni Supriyanto mengungkapkan perkembangan lanjutan dari lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.
Proses lelang saat ini ditandai dengan dibukanya tahap pengambil akun dan dokumen seleksi bagi para penyelenggara jaringan bergerak seluler yang berminat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pengambilan akun dan dokumen seleksi sudah bisa. Prosesnya dibarengkan sesuai dengan pengumuman yang kami sampaikan," ujar dia di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Wayan menyatakan lelang frekuensi kali ini terbuka bagi seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler merujuk pada tiga pelaku industri yang saat ini ada, yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XLSmart.
Lelang untuk kedua pita frekuensi tersebut dilakukan secara bersamaan agar lebih efisien dari sisi waktu pelaksanaannya. Masing-masing spektrum nantinya akan memiliki pemenang berdasarkan peringkat seleksi.
Meskipun terdapat blok spektrum frekuensi yang tersedia, hasil akhirnya akan bergantung pada minat dan pemenuhan syarat dari penyelenggara telekomunikasi yang berpartisipasi. "Kan, ada dua blok, bisa saja (operator seluler yang menang lelang) pilih dua-duanya. Bisa juga pilih satu saja," kata Wayan.
Sebelumnya, pada Kamis, 23 April 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi mengumumkan pembukaan proses seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2026.
Langkah ini merupakan upaya pemerintah dalam mengoptimalisasi sumber daya spektrum frekuensi guna mendorong perluasan jangkauan dan peningkatan kualitas layanan jaringan bergerak seluler atau mobile broadband di seluruh wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tujuan dari proses seleksi ini adalah untuk memberikan tambahan ketersediaan spektrum bagi penyelenggara seluler guna mempercepat pemerataan akses internet berkualitas bagi masyarakat.
Adapun objek pita frekuensi radio yang ditawarkan dalam seleksi ini meliputi pita frekuensi 700 MHz rentang 703–738 MHz (uplink) berpasangan dengan 758–793 MHz (downlink) dengan total lebar pita sebesar 70 MHz (2x35 MHz). Kemudian, ada pita frekuensi 2,6 GHz rentang 2500–2690 MHz dengan total lebar pita sebesar 190 MHz.
Wikimedia Akhirnya Tunduk sama Indonesia
Kemkomdigi menyebutkan bahwa Wikimedia Foundation akhirnya mematuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia mengenai pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE.
VIVA.co.id
28 April 2026

1 hour ago
1



























