VIVA – Bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengundang kepedulian dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha. PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat terdampak melalui penyaluran bantuan kemanusiaan yang difokuskan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana.
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, Sido Muncul menyalurkan bantuan melalui dua lembaga, yakni Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp400 juta dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D.
Irwan Hidayat mengatakan kerja sama ini menjadi pengalaman pertama bagi Sido Muncul dalam menyalurkan bantuan melalui BPOM Peduli. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami baru pertama kali melakukan kegiatan ini Bersama Badan POM, dan untuk selanjutnya kami berencana membantu untuk menyiapkan spesialis orthopedi, dan juga bantuan lain untuk masyarakat yang ada disana,” ujar Irwan.
![]()
Melalui program BPOM Peduli, bantuan sebesar Rp300 juta akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. BPOM menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial yang selama ini dijalankan lembaga tersebut.
“Kami memiliki Badan POM Peduli, dimana kegiatan ini bertujuan untuk kegiatan sosial. Ada dua sumber untuk pendanaannya, yang pertama dari gaji pegawai kami yang dipotong setiap bulannya. Kedua mitra Badan POM, yang memiliki 4,3 juta industri atau Perusahaan yang dibawah naungan Badan POM,” ujar Taruna.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menjelaskan, dana yang terkumpul melalui BPOM Peduli telah mencapai sekitar Rp1,29 miliar. Selain bantuan dana, program tersebut juga menerima berbagai bentuk bantuan lain seperti obat-obatan, makanan, dan minuman dari sejumlah mitra.
“Selain uang, Badan POM Peduli juga menerima bantuan dalam bentuk obat-obatan, makanan dan juga minuman,” tambah Taruna.
Halaman Selanjutnya
Selain bantuan yang telah disalurkan, Irwan juga mengungkapkan rencana perusahaan untuk melibatkan para mitra dan pemasok dalam penggalangan dana tambahan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur.

2 weeks ago
13













