Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB
Jakarta, VIVA – Bayer Indonesia menyambut kunjungan Reem Alabali Radovan, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, bersama Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dan Ralf Beste, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, di fasilitas manufaktur healthcare di Cimanggis.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda delegasi Jerman di Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis di bidang transisi energi dan kerja sama sektor swasta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kunjungan tersebut menyoroti peran Bayer sebagai perwujudan nyata sinergi Indonesia-Jerman dalam mendukung prioritas nasional, baik dalam agenda dekarbonisasi maupun penguatan industri kesehatan. Sebagai salah satu fasilitas manufaktur kesehatan strategis global Bayer, pabrik healthcare Cimanggis melayani kebutuhan domestik sekaligus mengekspor ke lebih dari 42 negara.
Dalam sambutannya, Reem Alabali Radovan, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan, Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, mulai dari memajukan energi terbarukan dan memperkuat industri lokal, hingga memperluas kapabilitas manufaktur yang mendukung kesehatan ibu dan anak.
"Upaya-upaya ini menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan. Melalui kebijakan pembangunan, kami sedang membangun jembatan antarnegara mitra, yang bertujuan untuk merintis kemitraan baru secara bersama-sama dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jerman secara sistematis," kata dia, Kamis, 20 Agustus 2026.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono dalam sambutannya meyakini bahwa kehadiran Bayer di Indonesia adalah contoh nyata dari kemitraan jangka panjang yang kokoh antara pemerintah dan sektor industri, yang secara langsung mampu mendorong prioritas kesehatan nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Melalui program nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya. Guna mewujudkan target ini, kita tentu memerlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten," ujar dia.
Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis, Priscilla Silvan Praritza menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen jangka panjang Bayer Indonesia untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional.
Halaman Selanjutnya
Melalui inovasi dan investasi berkelanjutan, Bayer memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur produk kesehatan yang esensial bagi kebutuhan domestik maupun pasar global.

6 hours ago
3

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8270815/original/044801800_1782121678-1.jpg)