Jakarta, VIVA - Kebutuhan sistem pendingin udara untuk bangunan komersial semakin beragam, sehingga teknologi AC tidak hanya dituntut mampu menghasilkan suhu yang nyaman. Fleksibilitas kapasitas, efisiensi energi, serta kemudahan instalasi juga menjadi faktor yang semakin diperhatikan.
Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah sistem modular pada pendingin udara variable refrigerant flow(VRF). Teknologi ini memungkinkan beberapa modul bekerja dalam satu sistem sehingga kapasitas pendinginan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bangunan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sistem modular juga memberikan fleksibilitas ketika kapasitas pendinginan yang dibutuhkan cukup besar. Konfigurasi beberapa modul memungkinkan sistem dirancang mengikuti kebutuhan proyek, termasuk bangunan dengan ruang dan kondisi instalasi yang berbeda.
Aspek instalasi menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan sistem tersebut. Desain unit yang lebih ringkas dapat membantu pemasangan pada bangunan yang memiliki keterbatasan akses maupun ruang.
Salah satu teknologi tersebut diperkenalkan Gree melalui GMV9 FLEX untuk segmen komersial. Produk ini mengusung konsep Redefining VRF Modular Control dengan Maximum Base Capacity hingga 26 horsepower (HP) dan Modular Combined Capacity 28 hingga 104 HP.
Dari sisi desain, GMV9 FLEX memiliki footprint yang diklaim hingga 44,6 persen lebih kecil dengan bodi ultra-slimberukuran 460 milimeter. Desain tersebut memungkinkan unit masuk ke dalam lift dan tidak membutuhkan cranedalam proses pemasangannya.
Untuk mendukung performa pada kondisi temperatur tinggi, sistem ini menggunakan Enhanced Vapor Injection Compressor. Teknologi tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas pendinginan ketika sistem beroperasi pada temperatur hingga 55 derajat Celsius.
GMV9 FLEX juga dilengkapi 360° Sub-cooling Refrigerant Cooling Technology dan Integrated U-Shaped Dual-Zone Heat Exchanger. Keduanya menjadi bagian dari sistem yang dirancang untuk mendukung performa serta efisiensi pendinginan.
Sementara itu, pengoperasian modul menggunakan Intelligent Alternated Control Technology. Sistem ini melakukan perhitungan beban secara real-time dan mengatur pengoperasian modul secara bergantian.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Teknologi tersebut diklaim dapat meningkatkan efisiensi sistem hingga 15 persen sekaligus membantu menjaga distribusi beban antar-modul. Dengan mekanisme tersebut, beban kerja dapat dibagi secara lebih optimal di antara modul yang digunakan.
GMV9 FLEX juga mendukung hingga 100 indoor units (IDU) dengan teknologi komunikasi CAN+. Sistem tersebut kompatibel dengan IDU generasi kelima dan keenam sehingga konfigurasi pendinginan dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
Halaman Selanjutnya
"Kami terus berupaya memberikan solusi yang lebih baik. Karena pada akhirnya, kami bukan hanya menjual produk, tetapi menjual kenyamanan, kepercayaan, dan solusi untuk kehidupan sehari-hari customer," ujar Vice President PT Gree Electric Appliances Indonesia, Nicky, dikutip Kamis 3 September 2026.

1 week ago
19













