VIVA – Edukasi mengenai lingkungan tidak selalu harus disampaikan melalui materi pelajaran di dalam kelas. Bagi pelajar, mengenal persoalan lingkungan melalui kegiatan yang lebih interaktif dapat menjadi cara untuk membangun kepedulian sekaligus mendorong mereka menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan tersebut diterapkan dalam kegiatan WKM Ecofun Go Festival yang digelar di SMA Negeri 4 Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, pada 28-29 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kegiatan tersebut menggabungkan unsur pendidikan dan lingkungan dengan melibatkan siswa dalam aktivitas yang dirancang lebih menyenangkan. Konsep go green diperkenalkan untuk membantu pelajar memahami bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar materi teori, tetapi dapat dimulai dari tindakan sederhana.
Isu lingkungan menjadi semakin relevan untuk dikenalkan sejak usia sekolah. Persoalan seperti sampah, kerusakan lingkungan, hingga perubahan pola konsumsi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat secara luas.
Karena itu, sekolah dapat menjadi salah satu ruang penting untuk membangun kebiasaan tersebut. Edukasi lingkungan yang diberikan sejak dini diharapkan membuat siswa tidak hanya mengetahui persoalan yang terjadi di sekitar mereka, tetapi juga memahami peran yang bisa dilakukan.
“Pendidikan lingkungan merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang peduli dan bertanggung jawab. Kami ingin siswa memahami isu lingkungan tidak hanya sebagai teori, tetapi sebagai tindakan yang bisa mereka lakukan setiap hari,” ujar Jens Komo-Komo, Pegawai Divisi External Relation PT Wana Kencana Mineral, dalam keterangannya, dikutip Kamis 3 September 2026.
![]()
Selain memperkenalkan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan siswa melalui pengalaman belajar yang berbeda dari rutinitas pembelajaran di kelas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pendekatan semacam ini dinilai dapat membuat isu lingkungan lebih mudah dipahami karena siswa berhadapan langsung dengan aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah misalnya, dapat menjadi langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Dalam kegiatan tersebut, siswa juga diperkenalkan dengan konsep ekonomi hijau. Pemahaman mengenai konsep ini penting bagi generasi muda karena perkembangan ekonomi ke depan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan, tetapi juga bagaimana aktivitas manusia tetap mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
Halaman Selanjutnya
Kegiatan di SMA Negeri 4 Haltim merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Wana Kencana Mineral di bidang pendidikan dan lingkungan. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Halmahera Timur.

1 week ago
9













