Bandung, VIVA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengambil alih penanganan jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, seusai infrastruktur tersebut melengkung ke bawah sesaat setelah diresmikan pada Minggu 30 Agustus kemarin.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM mengatakan, Pemprov Jabar akan membangun jembatan permanen pada 2027 untuk menggantikan jembatan gantung nahas tersebut, guna menyokong konektivitas antarwilayah serta mobilitas kendaraan roda empat penopang ekonomi warga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia membeberkan pengambilalihan proyek ini dilakukan karena mempertimbangkan keterbatasan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) milik Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
"Kami segera membangun jembatan permanen sehingga bisa dilewati banyak orang, mobil, bisa angkut hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan," kata Dedi.
Dedi menegaskan bahwa fasilitas jembatan gantung yang roboh tersebut bukan merupakan hasil garapan ataupun proyek dari Pemprov Jabar.
Meski demikian, lanjut dia, intervensi pemerintah provinsi dinilai mendesak agar komoditas pangan dan aktivitas warga tidak terisolasi, sembari berpesan agar fasilitas permanen yang dibangun kelak tidak disalahgunakan untuk kegiatan membahayakan seperti balapan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, insiden nahas terjadi saat jembatan gantung Desa Margacinta ambruk mendadak pada Minggu 30 Agustus pukul 16.00 WIB.
Kejadian tersebut berlangsung sesaat setelah prosesi peresmian, ketika Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama puluhan warga tengah berada di atas bentangan jembatan. (Ant)
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tappeng.
VIVA.co.id
3 September 2026

1 week ago
18













