Stasiun Karet Resmi Ditutup, Ini Perubahan yang Harus Dihadapi Pengguna KRL

1 week ago 8

Selasa, 1 September 2026 - 13:15 WIB

VIVA – Pengguna KRL yang terbiasa naik dan turun di Stasiun Karet harus mengubah rutinitas perjalanan mulai hari ini, Selasa, 1 September 2026. Hal ini lantaran stasiun tersebut resmi tidak lagi melayani aktivitas naik dan turun penumpang Commuter Line karena proses integrasi dengan Stasiun Sudirman Baru atau BNI City mulai dikerjakan.

Perubahan ini menjadi bagian dari penataan layanan Commuter Line Jabodetabek. Selama proses pekerjaan berlangsung, pengguna Stasiun Karet akan diarahkan menggunakan BNI City sebagai stasiun pengganti untuk melanjutkan perjalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengguna yang sebelumnya naik atau turun di Stasiun Karet tetap bisa mengakses BNI City dari kawasan tersebut. KAI menyediakan selasar di samping Stasiun Karet yang menjadi jalur menuju Stasiun BNI City.

Fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi Barat BNI City juga telah tersedia. Area tersebut dibuat terhubung dengan akses dari pintu Karet, sehingga pengguna dapat melanjutkan perjalanan tanpa harus mencari akses lain yang jauh dari kawasan sebelumnya.

Selama pekerjaan integrasi, layanan naik dan turun Commuter Line di Stasiun Karet dialihkan sepenuhnya ke BNI City. Proses penataan ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 September sampai 31 Desember 2026.

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan, pekerjaan tersebut dilakukan secara hati-hati mengingat tingginya aktivitas masyarakat di Stasiun Karet. “Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun,” ujarnya. 

Ia memastikan pengalihan layanan berlaku selama pekerjaan integrasi berlangsung. “Selama proses pekerjaan tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada fasilitas yang disiapkan untuk mendukung integrasi Stasiun Karet dan BNI City, yakni travelator. Fasilitas ini akan menjadi akses penghubung bagi pengguna yang berpindah dari kawasan Karet menuju BNI City.

KAI berencana membangun travelator dengan fasilitas pendingin udara sehingga perjalanan menuju stasiun dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan persiapan pembangunan travelator ditargetkan berlangsung selama 70 hari.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat selesai sesuai target. "InsyaAllah, kalau 70 hari mestinya sudah selesai," ujar Dudy.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |