Stok Mobil Bekas Mulai Langka, Harga Diprediksi Kembali Naik

10 hours ago 2

Rabu, 29 April 2026 - 20:00 WIB

VIVA – Pasar mobil bekas kembali menunjukkan gejala yang membuat calon pembeli harus ekstra waspada. Setelah sempat stabil dalam beberapa bulan terakhir, stok kendaraan bekas di sejumlah dealer mulai menipis. Kondisi ini memicu prediksi bahwa harga mobil bekas berpotensi kembali naik dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti di berbagai wilayah Amerika Serikat. Kondisi ini memicu kekhawatiran baru karena harga mobil bekas diprediksi berpotensi naik lagi setelah sempat stabil dalam beberapa bulan terakhir. 

Menurut laporan terbaru dari Carscoops, dikutip VIVA Rabu, 29 April 2026 jumlah stok mobil bekas di dealer mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata persediaan kendaraan bekas kini hanya cukup untuk sekitar 39 hari penjualan, jauh lebih rendah dibanding kondisi normal sebelum pandemi yang biasanya berada di atas 60 hari.

Salah satu penyebab utama kelangkaan ini berasal dari dampak jangka panjang krisis chip semikonduktor yang terjadi beberapa tahun lalu. Pada masa pandemi, produksi mobil baru menurun drastis sehingga jumlah kendaraan yang masuk ke pasar mobil bekas beberapa tahun kemudian ikut berkurang.

Selain itu, banyak konsumen kini memilih mempertahankan kendaraan mereka lebih lama karena harga mobil baru masih tinggi dan suku bunga kredit kendaraan belum turun signifikan. Akibatnya, jumlah mobil yang ditukar tambah atau dijual kembali menjadi lebih sedikit dibanding biasanya.

Kondisi ini membuat dealer kesulitan mendapatkan stok berkualitas. Bahkan beberapa showroom disebut mulai bersaing lebih agresif dalam lelang kendaraan bekas demi menjaga ketersediaan unit. Persaingan tersebut akhirnya ikut mendorong kenaikan harga di tingkat pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Cox Automotive menunjukkan harga rata-rata mobil bekas kini mulai bergerak naik setelah sempat mengalami penurunan pada akhir 2025. Kendaraan dengan usia tiga hingga lima tahun menjadi kategori yang paling banyak diburu karena dianggap menawarkan keseimbangan antara harga dan kondisi kendaraan.

Mobil bekas jenis SUV dan pickup disebut menjadi segmen dengan stok paling terbatas. Tingginya permintaan terhadap kendaraan keluarga dan kendaraan multifungsi membuat harga kedua kategori ini tetap kuat meski kondisi ekonomi global belum stabil.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, mobil listrik bekas justru menunjukkan tren berbeda. Beberapa model EV bekas mengalami penurunan harga karena banyak konsumen masih khawatir soal umur baterai dan biaya penggantian komponen. Namun permintaan untuk hybrid bekas tetap cukup tinggi akibat kenaikan harga BBM dalam beberapa bulan terakhir. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |