Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi guna mendongkrak ekonomi nasional, agar bisa tumbuh 6 persen pada tahun 2027 mendatang.
Dalam rapat kerja (kerja) antara Komisi XI DPR dengan pemerintah terkait asumsi dasar APBN 2027, Purbaya menjelaskan bahwa upaya menuju hal itu akan turut ditopang akselerasi kebijakan fiskal dan moneter, didukung kinerja investasi oleh Danantara Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Dan untuk mencapainya, memerlukan sinergi serta kolaborasi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara," kata Purbaya dalam raker bersama Komisi XI di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Nantinya, Purbaya menegaskan bahwa kebijakan fiskal akan berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi, sambil menjaga kesehatan fiskal yang ada saat ini.
Upaya pemenuhan kebutuhan publik yang akan jadi fokus kinerja APBN di 2027, juga akan diarahkan untuk menstimulasi dan membangkitkan peran sektor swasta guna turut membantu akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal itu diakui Purbaya juga akan diselaraskan dengan kebijakan BI dalam menjaga kebijakan moneternya, guna menopang stabilitas dan mendorong perekonomian agar bisa tumbuh tinggi sambil menjaga independensi bank sentral.
Sementara Danantara sendiri bakal membantu menumbuhkan investasi produktif, khususnya pada sektor-sektor strategis. Supaya hal itu juga bisa mendongkrak nilai tambah, yang akan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dibutuhkan pertumbuhan investasi hingga sebesar 7 persen supaya ekonomi 2027 bisa tumbuh mencapai 6 persen, sehingga baik pemerintah, sektor swasta dan Danantara akan berkolaborasi guna mencapai target tersebut," ujar Purbaya.
Kemudian, lanjut Purbaya, sektor keuangan juga akan terus diperkuat melalui upaya-upaya penguatan inklusivitas, pendalaman sektor keuangan, dan menjaga stabilitasnya, agar akses pembiayaan bisa makin luas dan mampu menggerakkan sektor riil lebih optimal.
Dengan sejumlah strategi tersebut, Purbaya optimis bahwa hal itu akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2027 mendatang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Supaya konsumsi rumah tangga bisa tumbuh mencapai 5,4 persen, belanja pemerintah tumbuh 5,6 persen, investasi (PMTB) tumbuh 7 persen, ekspor tumbuh 7,5 persen, dan impor tumbuh 8,7 persen sebagaimana yang telah ditargetkan oleh pemerintah.
"Dimana hal itu akan diupayakan sejalan dengan langkah-langkah memperkuat investasi demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, sehingga pemerintah akan terus mendorong optimalisasi sektor-sektor strategi khususnya migas," ujarnya.
Pembangunan PLTS 100 GWp Dinilai Ciptakan Kemandirian Energi hingga Ekonomi
Qodari menjelaskan, dimulainya program PLTS 100 GWp bukan sekadar penetapan target, melainkan langkah nyata untuk membangun sumber energi baru yang lebih kuat dan mandiri
VIVA.co.id
31 Agustus 2026

1 week ago
24













