Jakarta, VIVA – Pelita Air menggandeng Jakarta Movin, Indonesia Kaya, dan MALIQ & D'Essentials, melakukan promosi berupa gelaran teater 'Musikal Senja Teduh Pelita', yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, pada 3–12 Juli 2026.
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Pelita Air juga akan menghadirkan in-flight music 'Terang Kala Pelita' versi Jakarta Movin, yang akan menemani setiap perjalanan penumpang hingga 1 Agustus 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Program Manager Indonesia Kaya, Billy Gamaliel mengatakan, seni pertunjukan memiliki kekuatan untuk menghubungkan berbagai generasi, sekaligus mengajak masyarakat berefleksi terhadap kehidupan.
"Kami percaya seni pertunjukan mampu menghadirkan ruang untuk berdialog, merasakan, dan bertumbuh bersama. Melalui Musikal Senja Teduh Pelita, kami ingin terus mendukung lahirnya karya-karya berkualitas yang memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia," kata Billy dalam keterangannya, Jumat, 10 Juli 2026.
Sementara itu, Produser sekaligus Sutradara Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono menjelaskan, kisah dalam teater musikal ini lahir dari interpretasi atas lirik dan semesta musikal MALIQ & D'Essentials, yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dia menjelaskan, kisah yang terjadi di Musikal Senja Teduh Pelita adalah universe yang lahir dari inspirasi atas kejeniusan bunyi dan aksara khas MALIQ & D’Essentials yang indah, dekat, dan penuh refleksi atas hidup yang dijalani. Isinya menceritakan bahwa di dalam diri manusia, ada cinta besarnya Arah yang akan melakukan apapun untuk orang yang disayanginya.
"Dalam diri kita pula ada Kala, yang berani berpikir kritias akan apa itu benar dan salah. Dan kita semua adalah Pasukan Pelita yang terus bertahan dan berjuang merawat kehidupan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dengan menghadirkan 32 pemeran, teater musikal yang juga mengajak 11 aktor anak ini dibangun oleh 200 insan kreatif,dengan dukungan tata panggung, projection mapping, multimedia, laser, tata musik orkestra secara langsung oleh Wishnu Dewanta Orchestra, hingga teknik puppetry yang menghadirkan satwa-satwa Indonesia ke atas panggung. Keseluruhan elemen tersebut menciptakan pengalaman teater musikal yang imersif bagi seluruh keluarga.
Sejalan dengan pesan yang dibawa pertunjukan, Musikal Senja Teduh Pelita juga mengajak masyarakat mengambil langkah nyata menjaga bumi melalui kolaborasi bersama Remind Indonesia, yang pengelola sampah elektronik. Selama periode pertunjukan, penonton dapat membawa sampah elektronik seperti telepon genggam, headset, kabel, maupun perangkat elektronik kecil lainnya untuk didaur ulang secara bertanggung jawab.
Halaman Selanjutnya
Melalui kolaborasi ini, Pelita Air berharap perjalanan tidak berhenti ketika pesawat mendarat. Sebaliknya, setiap perjalanan dapat terus berlanjut melalui pengalaman yang menginspirasi, mempererat hubungan antarkeluarga, dan menumbuhkan optimisme terhadap masa depan.

5 days ago
1











