Sungai di Kaltim Surut, Angkutan Batu Bara Terhambat

1 week ago 8

Rabu, 2 September 2026 - 16:42 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengungkapkan bahwa saat ini angkutan batu bara di Kalimantan Timur (Kaltim) terhambat imbas penurunan debit air sungai atau sungai yang surut.

Fakta tersebut disampaikan Yuliot ketika ditemui setelah The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu, 2 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu ya saya cek itu kemarin di Kalimantan Timur. Ya, justru, ya karena sungai mengering, tongkangnya enggak bisa jalan,” ujar

Dengan demikian, Yuliot menegaskan bahwa kapal tongkang tersebut terhambat oleh kekeringan, bukan kebijakan terkait kuota produksi batu bara.

“Itu ya bukan karena dibatasi produksinya, tapi karena air untuk ngalirin tongkangnya enggak ada,” ucap Yuliot.

Kekeringan sungai di Kalimantan tak hanya berdampak pada mobilitas angkutan batu bara. ESDM juga mengidentifikasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kalimantan disebabkan oleh sungai yang surut, sehingga menjadi kendala bagi kapal distribusi energi.

“Di Kalimantan ini banyak terjadi. Saat ini, sungai ini mengalami kondisi surut, sehingga kapal-kapal yang biasanya mengirimkan melalui jalur sungai terkendala untuk proses pengiriman BBM,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8).

Laode menyampaikan permasalahan tersebut telah dimitigasi dengan memperbanyak truk-truk pengiriman BBM yang menggunakan jalur darat. Akan tetapi, volume angkut truk pengiriman BBM tidak sebesar angkutan sungai.

Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur Andi Harun meminta masyarakat menghemat penggunaan air bersih menyusul penyusutan debit Sungai Mahakam dan meningkatnya kadar klorida di air akibat kemarau panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andi Harun di Samarinda, Sabtu (30/8), menegaskan kondisi Sungai Mahakam yang menyusut turut mempengaruhi operasional sejumlah fasilitas penyadapan (intake) air bersih di wilayah Palaran, Pulau Atas, Bukuan dan Bantuas.

Selain penurunan debit air, peningkatan kadar klorida menjadi faktor krusial karena berkaitan langsung dengan kualitas dan kelayakan air yang didistribusikan kepada masyarakat. (Ant)

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung

Harga Pertamax Green hingga Dexlite Naik September 2026, Wamen Yuliot Tegaskan Ini

Pertamina mengumumkan kepada publik kenaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi, yakni Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax Turbo dan Pertamax Green, pada awal September 2026.

img_title

VIVA.co.id

2 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |