Jakarta, VIVA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka yang paling dalam dan mengucapkan belasungkawa atas korban korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur dengan jumlah 16 korban tewas dan 88 korban luka.
“Ibu Megawati mengikuti pemberitaan penanganan korban melalui media massa. Beliau begitu sedih. Ibu Megawati berdoa bagi seluruh korban kecelakaan, khususnya bagi mereka yang dipanggil Tuhan agar dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di surga," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gerbong KRL yang tertabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur
Photo :
- Yeni Lestari/VIVA
Hasto menerangkan, Megawati kemudian memberi arahan kepada para Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI untuk memberi perhatian khusus terkait pembenahan sistem keamanan kereta api di Indonesia, termasuk dengan melakukan rapat kerja dengan PT KAI dan pihak terkait.
"Ibu Megawati meminta seluruh anggota Poksi V PDI Perjuangan DPR RI yang dipimpin Saudara Lasarus untuk mengadakan rapat guna melakukan pembenahan sistem keamanan, sistem komunikasi dan sistem instrumentasi kereta api," kata Hasto.
Kejadian ini menjadi momentum untuk membenahi dan memperkuat sistem transportasi, oleh karena itu Megawati menyampaikan harapannya.
"Ke depan kereta api harus menjadi tulang punggung sistem transportasi nasional yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memiliki jaminan kualitas pelayanan dan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia," lanjut Hasto.
Proses Evakuasi Tabrakan KRL dengan KA di Bekasi
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengenang perjalanan yang sering dilakukan oleh Soekarno (Bung Karno) dengan kereta api. Pada setiap perlintasan selalu dijaga oleh karyawan yang disebut Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), saat itu dengan berseragam dan membawa bendera merah.
Kereta api memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk memfasilitasi angkutan pasukan dan logistik selama masa revolusi fisik. Bung Karno pun pernah bekerja sebagai karyawan di kereta api pada masa Hindia Belanda.
Tunggu Restu KNKT, Menhub Sebut KRL Bekasi Timur-Cikarang Siap Beroperasi Siang Ini
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan perjalanan KRL Commuter Line rute Bekasi Timur-Cikarang siap beroperasi kembali, siang ini Rabu, 29 April 2026.
VIVA.co.id
29 April 2026

2 days ago
2



























