Tak Ada Hujan Lebat, Sulteng Diprediksi Terus Terik hingga Awal September

6 hours ago 3

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Palu, VIVA – Warga Sulawesi Tengah (Sulteng) diperkirakan masih akan menghadapi cuaca kering dalam beberapa hari ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Sulteng cerah hingga berawan dan belum menunjukkan potensi hujan sedang maupun lebat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prakirawan BMKG Stasiun Mutiara Sis Al Jufri Palu Fathan Labanu mengatakan kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

“Mayoritas wilayah di Sulteng berpotensi cerah, tidak ada daerah berpotensi hujan sedang hingga lebat,” kata Fathan di Palu, Minggu, 23 Agustus 2026.

Menurut Fathan, kondisi cuaca di 13 kabupaten dan kota di Sulteng saat ini cenderung lebih kering. Salah satu penyebabnya yakni tidak adanya pertumbuhan awan yang signifikan sehingga tingkat kelembapan ikut berkurang.

Kondisi tersebut juga membuat suhu udara cukup tinggi, terutama pada siang hingga sore hari.

“Suhu maksimal 22 derajat celcius pada dini hari, dan 36 derajat celcius pada siang hingga sore hari,” katanya.

BMKG memprakirakan cuaca di Sulteng didominasi kondisi cerah hingga berawan selama periode 23 Agustus hingga 1 September 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian besar kabupaten dan kota di Sulteng akan mengalami cuaca cerah, cerah berawan, hingga berawan. Belum terdapat indikasi potensi hujan lebat maupun cuaca ekstrem yang signifikan dalam periode tersebut.

Suhu udara di Sulteng diprakirakan berada pada kisaran 16-34 derajat Celsius, bergantung pada kondisi geografis masing-masing wilayah.

Wilayah pesisir dan bagian utara seperti Toli Toli, Buol, dan Parigi Moutong cenderung lebih panas. Suhu tertinggi di wilayah tersebut dapat mencapai 32-34 derajat Celsius.

Sebaliknya, daerah pegunungan dan wilayah bagian dalam seperti Banggai, Morowali, dan Sigi diperkirakan memiliki suhu lebih sejuk, dengan suhu terendah berkisar 16-22 derajat Celsius.

Kelembapan udara di sebagian besar wilayah diprakirakan berada pada kisaran 50 hingga 99 persen. Kondisi kelembapan tinggi terutama terjadi pada pagi dan malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 23-25 Agustus, sejumlah wilayah seperti Poso, Donggala, dan Morowali diperkirakan lebih banyak berawan.

Memasuki 26-29 Agustus, kondisi cuaca di banyak wilayah cenderung lebih cerah. Suhu udara juga diprakirakan meningkat.

Halaman Selanjutnya

Sementara pada 30 Agustus hingga 1 September, kondisi berawan kembali berpotensi mendominasi sejumlah kabupaten dan kota di Sulteng.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |