VIVA –Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga dunia usaha Indonesia. Selama puluhan tahun, ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan penting dalam perkembangan industri manufaktur dan elektronik nasional. Di bawah kepemimpinannya, Grup Gobel terus berkembang dengan berbagai lini usaha, mulai dari manufaktur, logistik, infrastruktur, properti, perdagangan, hingga sektor jasa.
Warisan yang ditinggalkan Rachmat Gobel bukan hanya berupa jaringan bisnis yang telah dibangun selama beberapa dekade, tetapi juga komitmennya dalam mendorong kemajuan industri dalam negeri termasuk bagi kemandirian ekonomi nasional dan perkembangan industri manufaktur Tanah Air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seiring kepergiannya, perhatian publik pun turut tertuju pada jejak bisnis yang telah dibangun keluarga Gobel selama lebih dari 70 tahun. Lantas, perusahaan apa saja yang berada di bawah naungan Grup Gobel? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari situs resmi perusahaan, Jumat 10 Juli 2026.
1. Manufaktur yakni Panasonic
PT Panasonic Manufatoring Indonesia
Perusahaan manufaktur elektronik terkemuka di Indonesia PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) telah berdiri sejak 1970. Perusahaan ini memproduksi berbagai peralatan rumah tangga, seperti pompa air, AC, kulkas, mesin cuci, kipas angin, serta perangkat audio dan video. Hingga 2019, total penjualannya mencapai Rp2,8 triliun.
Panasonic Gobel Energy Indonesia
PECGI adalah perusahaan di bawah Panasonic Corporation Jepang di Perusahaan Solusi Industri. Saat ini, PECGI memiliki 3 divisi produk : Divisi Baterai Kering, Divisi Baterai Mikro (Lithium), dan Divisi Perangkat Elektro-Mekanis. Rasio Ekspor keseluruhan 94%ke lebih dari 50 negara di dunia. Didirikan tahun 1982, total penjualannya hingga tahun 2019 mencapai Rp 4 triliun
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Panasonic Gobel Life Solutions Manufacturing Indonesia
Penjualan dan distributor untuk produk solusi kehidupan, termasuk perangkat kabel, penerangan
perlengkapan, panel surya dan sistem penyimpanan, perumahan dan produk suku cadang otomotif. Didirikan tahun 1982, total penjualannya hingga tahun 2019 mencapai Rp 950 miliar.
Nusantara Parkerizing
PT Nusantara Parkerizing, sebuah perusahaan industri yang bergerak khusus di bidang teknologi pengolahan permukaan logam bergabung dengan Nihon Parkerizing untuk memberikan kontribusi pada berbagai sektor industri di Indonesia. Didirikan tahun 1982, total penjualannya hingga tahun 2019 mencapai Rp 240 miliar.
Halaman Selanjutnya
2. Makanan dan Pelayanan

5 days ago
2











