Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

3 days ago 2

Senin, 3 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan sementara Iran, Brigadir Jenderal Majid Ebn-e-Reza mengatakan, negaranya akan menganggap setiap ancaman dari pihak musuh sebagai ancaman yang nyata, dan layak mendapat perhatian serius.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ebn-e-Reza melalui pesan yang diunggah di akun media sosialnya pada Minggu, 2 Agustus 2026, sebagai tanggapan atas ancaman dari pihak yang disebutnya sebagai musuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pernyataan musuh baru-baru ini, meskipun disampaikan dalam kerangka operasi psikologis dan perang kognitif, tetap kami pandang sebagai ancaman yang nyata dan kredibel,” tulis Reza.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Dia menegaskan bahwa Iran tidak akan lengah ataupun bersikap pasif.

“Kami menjadikan setiap ancaman sebagai dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pencegahan, dan mengembangkan kemampuan kami,” ujarnya.

Pernyataan menteri Iran itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membatalkan rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Hal itu menyusul peringatan keras dari para pejabat Iran, bahwa setiap agresi baru dari AS maupun Israel akan dibalas secara tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, Teheran tetap siap mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan nasionalnya.

“Setiap tindakan permusuhan oleh Amerika Serikat atau Israel, maupun keterlibatan atau kerja sama oleh negara-negara kawasan dalam tindakan semacam itu, akan mendapat respons yang tegas dan proporsional dari angkatan bersenjata Iran yang kuat,” ujar Araghchi. (Ant).

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah Teheran dan negara di Timur Tengah meminta waktu selesaikan kesepakatan damai.

img_title

VIVA.co.id

2 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |