VIVA – Kebutuhan terhadap sumber daya manusia dengan kompetensi tinggi terus meningkat seiring perubahan dunia kerja dan perkembangan berbagai sektor ekonomi. Pendidikan tinggi menjadi salah satu jalur yang berperan dalam menyiapkan tenaga kerja dengan keahlian yang lebih spesifik.
Namun, akses ke pendidikan tinggi, khususnya pada jenjang pascasarjana, masih berkaitan dengan kemampuan pembiayaan. Biaya pendidikan dan kebutuhan hidup selama studi menjadi sejumlah pertimbangan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi tersebut membuat skema pendanaan pendidikan, termasuk beasiswa, menjadi salah satu alternatif untuk memperluas kesempatan melanjutkan studi. Program semacam ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan hingga sektor swasta.
Salah satunya, Jardine Foundation, yayasan pendidikan dari Jardine Matheson, meluncurkan program beasiswa pascasarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM). Mulai tahun akademik 2026–2027, sebanyak 20 mahasiswa pascasarjana akan menerima beasiswa penuh setiap tahun.
Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup. Penerimanya merupakan mahasiswa baru program pascasarjana UGM yang memenuhi persyaratan, termasuk membutuhkan bantuan finansial dan memiliki komitmen untuk mendukung masyarakat setempat.
Program ini menambah skema beasiswa Jardine Foundation yang sudah berjalan di Indonesia. Sebelumnya, yayasan tersebut bersama UGM telah menjalankan program beasiswa sarjana sejak 2022 dengan 15 penerima setiap tahun.
![]()
“Kami memiliki komitmen jangka panjang di Indonesia. Kami bangga dapat memberdayakan mahasiswa sarjana dan pascasarjana Indonesia yang berbakat melalui pendidikan tinggi, agar kelak menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” ungkap Executive Chairman Jardine Matheson Ben Keswick, sebagaimana dikutip dari keterangannya, Kamis, 3 September 2026.
Dalam program baru tersebut, Jardine Foundation juga menunjuk Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 2014–2024, sebagai Senior Advisor. Ia akan berfokus pada penguatan dukungan yayasan terhadap pendidikan tinggi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Pendidikan memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan, memperkuat masyarakat, dan membangun masa depan bangsa. Inisiatif ini menunjukkan pentingnya peran kemitraan antara sektor swasta dan lembaga pendidikan dalam memperluas akses terhadap kesempatan,” kata Retno.
Hingga kini, diketahui lebih dari US$60 juta telah disalurkan untuk mendanai lebih dari 500 mahasiswa melalui beasiswa lokal maupun pendidikan di Oxford dan Cambridge. Di Indonesia, sekitar 100 mahasiswa telah mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di Oxford dan Cambridge.
Prabowo Dorong Kerja Sama Investasi Indonesia dengan Rusia Lewat Danantara-RDIF
Prabowo mendorong penguatan kerja sama investasi Indonesia dan Rusia melalui Danantara dan Dana Investasi Langsung Rusia atau Russian Direct Investment Fund (RDIF).
VIVA.co.id
3 September 2026

1 week ago
22













