Jakarta, VIVA - Perkembangan teknologi pangan dan formulasi produk membuat berbagai bahan yang sebelumnya banyak ditemukan dalam bentuk bubuk atau padat kini dapat dikembangkan menjadi produk cair. Salah satunya adalah prebiotik, yang mulai digunakan dalam pengembangan produk wellness dengan format yang lebih praktis.
Mengubah bahan prebiotik menjadi cair bukan sekadar mencampurkannya dengan air. Pengembang produk perlu mempertimbangkan karakteristik bahan, tingkat kelarutan, kestabilan selama penyimpanan, hingga bagaimana formulasi tetap memiliki kualitas yang konsisten ketika dikemas dan dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam proses formulasi, karakteristik setiap bahan menjadi salah satu faktor penting. Perbedaan sifat fisik dan kimia dapat memengaruhi bagaimana suatu bahan larut, bercampur dengan komponen lain, serta mempertahankan karakter produknya selama berada di dalam kemasan.
Teknologi formulasi kemudian digunakan untuk mencari komposisi yang sesuai. Proses tersebut dapat mencakup pemilihan bahan, pengaturan konsentrasi, pencampuran, pengendalian kondisi produksi, hingga pengujian stabilitas untuk memastikan produk tetap berada dalam spesifikasi yang ditetapkan.
“Bagi kami, inovasi bukan hanya mengenai membuat sesuatu yang berbeda, tetapi bagaimana inovasi tersebut benar-benar memberikan nilai dan menjawab kebutuhan konsumen,” ujar Michelle Halim, Owner Brand Lencir, dikutip Senin 14 September 2026.
Format cair juga menghadirkan tantangan tersendiri dibandingkan produk berbentuk bubuk. Sistem cair memiliki lebih banyak parameter yang perlu dikendalikan, mulai dari karakteristik larutan atau campuran, interaksi antar-komponen, hingga kondisi penyimpanan yang dapat memengaruhi kualitas produk.
Karena itu, pengembangan produk semacam ini membutuhkan pendekatan yang menggabungkan ilmu pangan dan teknologi formulasi. Tujuannya bukan hanya menghasilkan bentuk yang berbeda, tetapi mendapatkan produk dengan karakteristik yang stabil dan dapat diproduksi secara konsisten.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa inovasi di industri wellness tidak hanya berkaitan dengan bahan yang digunakan, tetapi juga teknologi untuk mengolah dan menghadirkannya dalam format yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Bagi industri di Indonesia, pengembangan produk cair menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi formulasi dapat membuka kemungkinan baru dalam pengembangan produk berbasis bahan fungsional.
Sebagai informasi, Lencir baru-baru ini meraih Brand Choice Award 2026, yang menjadi salah satu apresiasi dalam perjalanan pengembangan brand di tengah semakin beragamnya produk wellness di pasar Indonesia.

3 hours ago
1












