Terbaru! Bandara Soetta Ditutup Sementara hingga 13.30 WIB Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

1 week ago 18

Minggu, 6 September 2026 - 09:55 WIB

VIVA – Penutupan sementara operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali diperpanjang. Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan adanya potensi sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah bandara.

Semula, penghentian sementara operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan berlangsung hingga pukul 05.30 WIB lalu 09.30 WIB pada Minggu, 6 September 2026. Namun, kondisi terkini membuat masa penutupan harus diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi tersebut disampaikan melalui keterangan resmi pengelola Bandara Soekarno-Hatta. Penyesuaian operasional dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap keselamatan penerbangan.

"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 13.30 WIB," tulis keterangan resmi Bandara Soekarno Hatta dikutip dari akun Instagram @soekarnohattaairport, Minggu 6 September 2026.

Dengan adanya perpanjangan penutupan tersebut, calon penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan maupun kedatangan melalui Bandara Soekarno-Hatta diminta tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang tercantum sebelumnya.

Pihak bandara mengingatkan penumpang untuk melakukan pengecekan secara berkala karena status penerbangan dapat mengalami perubahan menyesuaikan kondisi operasional dan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan & untuk informasi kebandarudaraan silakan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172," lanjut keterangan resmi pihak bandara.

Sebelum masa penutupan diperpanjang hingga siang hari, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah mengumumkan penghentian sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Penutupan awal diberlakukan mulai pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB. Kebijakan tersebut berkaitan dengan adanya indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Keputusan itu tercantum dalam Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A3341/26. Berdasarkan pemantauan hingga Sabtu, 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, tercatat sebanyak 33 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdampak kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menjelaskan bahwa keputusan penghentian operasional merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap kemungkinan keberadaan abu vulkanik di kawasan bandara.

"Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Minggu (6/9) pukul 00.35 WIB - 01.05 WIB menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Seokarno-Hatta," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Halaman Selanjutnya

Puluhan Penerbangan Terdampak

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |