Jakarta, VIVA – Potret toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia kembali menuai pujian internasional. Menteri Federal Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Reem Alabali Radovan, menyatakan kekagumannya saat melakukan kunjungan resmi ke Masjid Istiqlal, Terowongan Silaturahmi, dan Gereja Katedral Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Dalam kunjungannya tersebut, Alabali Radovan didampingi langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar dan Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo. Ia mengaku sangat terkesan dengan wujud nyata toleransi di Indonesia dan menilai konsep keharmonisan ini patut dijadikan percontohan bagi banyak negara termasuk Jerman.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Indonesia menunjukkan kepada dunia bagaimana perbedaan dapat menjalin persaudaraan yang erat. Ini adalah inspirasi besar dan modal penting yang bisa dipelajari oleh Jerman," ujar Alabali Radovan, dikutip Jumat, 21 Agustus 2026.
Terowongan Silaturahmi sendiri makin mengukuhkan posisinya sebagai simbol toleransi bangsa. Terowongan yang diresmikan pada 12 Desember 2024 ini merupakan jalur bawah tanah sepanjang 33,8 meter yang dirancang tidak hanya sebagai akses fisik, tapi juga menjadi ruang kultural.
Terdapat diorama sejarah toleransi, ornamen visual bertema persaudaraan, hingga integrasi fasilitas untuk mempermudah mobilitas jemaah antar rumah-ibadah saat hari raya keagamaan masing-masing.
Yang menarik, pencahayaan terowongan dirancang khusus dengan menggunakan teknologi hemat energi yang suasana sinarnya dapat menyesuaikan waktu ibadah dari kedua agama.
Sebelum kunjungan Menteri Alabali Radovan, keindahan Terowongan Silaturahmi juga sempat memikat berbagai tokoh dunia. Salah satu momen paling bersejarah yakni pada September 2024, ketika Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus melintasi terowongan ini dan memberkatinya sebagai pilar keharmonisan global.
Terowongan Buat Proyek PLTA di India Meledak, 25 Pekerja Tewas
Terowongan yang masih dibangun untuk proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim diduga meledak akibat kebocoran gas.
VIVA.co.id
24 Juli 2026

48 minutes ago
2

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
