Jakarta, VIVA – Dampak abu vulkanik terhadap kendaraan, mobil berperforma tinggi milik kepolisian, hingga teknologi lampu lalu lintas menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.
1. Jangan Disepelekan, Abu Anak Krakatau Bisa Bikin 5 Bagian Mobil Bermasalah
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Debu abu vulkanik di mobil
Photo :
- Tangkapan Layar/@adarwis
Abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau perlu diwaspadai pemilik kendaraan yang berada di wilayah terdampak. Partikel halus tersebut dapat masuk ke sejumlah bagian mobil dan menimbulkan masalah apabila dibiarkan menempel atau terhirup ke dalam sistem kendaraan.
Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain filter udara, mesin, sistem pendingin, kaca, hingga permukaan cat. Karena sifat partikelnya dapat bersifat abrasif, pemilik mobil sebaiknya membersihkan kendaraan dengan cara yang tepat dan tidak langsung menggosok permukaan yang masih dipenuhi abu. Baca selengkapnya.
2. Polisi Punya Lamborghini 907 Hp, Bukan Buat Pamer
Mobil polisi Italia Lamborghini Temerario
Kepolisian di salah satu negara ternyata menggunakan Lamborghini dengan tenaga mencapai 907 hp. Kehadiran mobil berperforma tinggi tersebut bukan sekadar untuk menarik perhatian, tetapi berkaitan dengan tugas dan kebutuhan operasional tertentu.
Mobil seperti ini memiliki kemampuan akselerasi dan kecepatan yang jauh di atas kendaraan polisi biasa. Karena itu, penggunaannya dapat mendukung tugas yang membutuhkan kendaraan berperforma tinggi, sekaligus menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk menjangkau masyarakat melalui pendekatan yang berbeda. Baca selengkapnya.
3. Lampu Lalu Lintas Canggih Ini Bisa Bikin Pengemudi Ngebut Kapok
Ilustrasi lampu lalu lintas
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Teknologi lampu lalu lintas terus dikembangkan untuk membuat perjalanan di jalan raya lebih aman dan tertib. Salah satu sistem baru bahkan dirancang agar pengemudi berpikir ulang untuk melaju terlalu cepat ketika mendekati persimpangan.
Sistem tersebut dapat memanfaatkan teknologi untuk mendeteksi kecepatan kendaraan dan mengatur respons lampu lalu lintas. Dengan cara ini, pengemudi yang melaju terlalu kencang berpotensi menghadapi lampu merah, sementara mereka yang berkendara sesuai batas kecepatan memiliki peluang lebih besar melewati persimpangan dengan lancar. Baca selengkapnya.
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Senin 7 September, Ini Wilayah Terdampak
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II pada pukul 06.00 WIB, abu vulkanik terdeteksi ke arah sebaran berbeda.
VIVA.co.id
7 September 2026

1 week ago
8













