Terpopuler: Harga Vespa Matic Bekas Mulai Rp13 Jutaan, Target Penjualan Mobil 2026, hingga Misteri 10 Ribu BYD

2 weeks ago 15

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Jakarta, VIVA – Harga motor bekas, target penjualan mobil nasional, hingga keberadaan ribuan mobil listrik BYD menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Ketiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.

1. Harga Vespa Matic Bekas Agustus 2026, Termurah Rp13 Jutaan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuter matik Vespa bekas

Photo :

  • Viva.co.id/ Pius Mali

Vespa matic masih menjadi salah satu pilihan motor bekas yang banyak dicari karena desainnya yang khas dan memiliki banyak penggemar. Di pasar motor bekas pada Agustus 2026, sejumlah model bahkan sudah bisa ditemukan dengan harga mulai Rp13 jutaan.

Harga setiap unit tentu berbeda tergantung tahun produksi, kondisi, varian, hingga kelengkapan dokumen kendaraan. Calon pembeli juga perlu memperhitungkan biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang sebelum memutuskan membeli Vespa matic bekas. Baca selengkapnya.

2. Target Baru Penjualan Mobil Indonesia 2026

Target penjualan mobil Indonesia pada 2026 kembali menjadi sorotan di tengah kondisi pasar yang terus mengalami perubahan. Perkembangan penjualan sepanjang tahun menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan proyeksi baru bagi industri otomotif nasional.

Target tersebut akan bergantung pada berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi hingga kemampuan masyarakat dalam membeli kendaraan. Persaingan yang semakin ketat serta bertambahnya pilihan mobil baru juga menjadi bagian dari dinamika pasar sepanjang 2026. Baca selengkapnya.

3. Misteri 10 Ribu Mobil BYD di Indonesia

BYD Atto 3 Advance Plus di IIMS 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan sekitar 10 ribu mobil BYD di Indonesia menjadi perhatian karena angkanya tidak sepenuhnya terlihat dari data penjualan kendaraan baru. Hal tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai asal dan keberadaan ribuan kendaraan listrik dari merek asal China tersebut.

Perbedaan data bisa terjadi karena kendaraan telah masuk ke Indonesia, tetapi belum seluruhnya tercatat sebagai penjualan kepada konsumen. Berbagai tahapan distribusi dan proses administrasi juga dapat memengaruhi perbedaan antara jumlah kendaraan yang tersedia dengan data registrasi atau penjualan. Baca selengkapnya.

BYD Racoo

BYD Lempar Kode Bawa Mobil Listrik Baru ke Indonesia

BYD Indonesia menyebut mobil listrik mungil tersebut menawarkan pengalaman mobilitas yang semakin ringkas untuk kebutuhan sehari-hari di perkotaan. Jadi banyak pertanyaan

img_title

VIVA.co.id

27 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |