Tidak Semua Orang Baik-baik Saja, Sembilan Tera Tuangkan Itu dalam Mini Album Perdana

2 days ago 3

Senin, 11 Mei 2026 - 23:10 WIB

Bandung, VIVA – Band asal Bandung, Sembilan Tera, resmi merilis mini album perdana mereka bertajuk Sementara Itu pada Mei 2026. Lewat lima lagu yang ditulis dari pengalaman nyata, Sembilan Tera mengajak pendengar untuk jujur mengakui rasa sakit yang sering kali disembunyikan di balik senyuman.

Grup yang baru terbentuk pada Juni 2025 ini hadir dengan nuansa emosional yang terasa dekat dengan realitas banyak orang. Keresahan, rasa kehilangan, dan perasaan hampa menjadi benang merah dalam karya perdana mereka. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sembilan Tera digawangi oleh enam musisi yang sebelumnya aktif tampil di berbagai panggung kafe Bandung. Arie Axara duduk di posisi drummer sekaligus menulis seluruh materi lagu. Aditya mengisi gitar, Ricky di bass, Eza sebagai vokalis, Angga memainkan trombone, dan Taufik di keyboard.

Pengalaman bermain dari panggung ke panggung menjadi titik awal lahirnya Sementara Itu. Di sana, Arie dan kawan-kawan menyaksikan langsung bagaimana banyak orang tampak bahagia di luar, padahal menyimpan kelelahan yang sulit mereka ungkapkan.

Mini album Sementara Itu memuat lima lagu: Luruh, Pergi, Akhir Cerita, Jujur Pada Luka, dan Sementara Itu. Semua ditulis oleh Arie Axara dengan tema besar tentang fase hidup yang terasa menggantung dan penuh ketidakpastian.

Sembilan Tera sengaja tidak menutupi sisi rapuh dalam lirik maupun aransemen. Mereka memilih tampil apa adanya, tanpa mengejar kesempurnaan suara.

"Kami tidak ingin membuat lagu yang sekadar enak didengar. Kami ingin membuat lagu yang bisa menemani orang-orang ketika sedang merasa paling sendiri," ujar Arie Axara, dalam keterangannya, dikutip Senin 11 Mei 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sembilan Tera sadar bahwa musik mereka tidak akan bisa diterima semua kalangan. Namun sejak awal, mereka memang tidak bertujuan ke sana. Target mereka adalah pendengar yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya dan membutuhkan ruang untuk merasa dimengerti.

"Kadang orang terlalu sibuk terlihat kuat sampai lupa jujur dengan dirinya sendiri. Lewat Sementara Itu, kami cuma ingin bilang bahwa merasa hancur itu manusiawi," lanjut Arie Axara.

Halaman Selanjutnya

Melalui mini album ini, Sembilan Tera berharap pendengar tidak lagi merasa sendirian menghadapi luka dan tekanan hidup. Mereka ingin musik menjadi ruang aman untuk mengakui rasa sakit tanpa perlu berpura-pura kuat di depan siapa pun.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |