Timor Leste Anggap Indonesia Sebagai Keluarga, Diplomasi Olahraga Makin Erat

1 week ago 9

Jumat, 4 September 2026 - 15:48 WIB

VIVA – Program International Student Inbound Mobility Program (ISIMP) yang melibatkan delegasi Timor Leste di Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) memasuki hari keempat, Jumat, 4 September 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Timor Leste melalui jalur olahraga dan pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delegasi Timor Leste dipimpin Direktur Departemen Olahraga Universidade Nacional Timor Lorosa'e (UNTL), Joao Dias Pereira. Ia datang bersama dosen Gaspar Amaral serta delapan mahasiswa dan mahasiswi.

Kegiatan ini merupakan program yang diinisiasi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, sebagai bagian dari pengembangan Sport Diplomacy antara Indonesia dan Timor Leste.

Bagi delegasi Timor Leste, hubungan yang dibangun melalui program tersebut bukan sekadar kerja sama antarlembaga. Mereka memandang Indonesia sebagai saudara dan keluarga.

“Kita anggap Indonesia keluarga, soalnya kita sekarang membangun hubungan bilateral dari berbagai aspek dengan tujuan bagaimana kita bisa membangun dua negara,” ujar Joao Dias Pereira.

“Di situ kita jangan melihat latar belakangnya, tujuannya bagaimana kita bisa saling membantu agar negara kita semakin maju,” sambungnya.

Kesan positif juga dirasakan Gaspar Amaral selama berada di Indonesia. Ia mengapresiasi sambutan yang diberikan sejak delegasi tiba di Tanah Air.

“Saya pikir, saya selalu datang, diskusi dengan siapa saja di sini, bagi saya selama beberapa hari di sini nyaman. Kami diterima baik sejak di bandara oleh pengurus KONI Pusat Pak Martinez yang rela menunggu kami dengan sabar,” kata Amaral.

“Itu suatu penghormatan untuk kami karena kami diterima dengan sangat baik. Bagi saya Timor Leste dan Indonesia sebagai saudara sendiri,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hubungan yang terbangun melalui olahraga tersebut diharapkan tidak berhenti selama program berlangsung. Delegasi Timor Leste bahkan menyebut keramahan yang diberikan Indonesia dapat menciptakan ikatan emosional yang lebih kuat di antara kedua negara.

“Orang Timor Leste juga akan memberikan perlakuan lebih baik. Kalau balas budi, orang Timor Leste lebih baik lagi. Sampai ada orang bicara jelek tentang Indonesia, mereka membela Indonesia,” ujar Gaspar.

Halaman Selanjutnya

Memasuki hari keempat, pembahasan mulai diarahkan pada keberlanjutan kerja sama antara UNDIKMA dan UNTL.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |