Trump Desak Iran Bisa Bertindak Lebih ’Pintar’

2 days ago 2

Rabu, 29 April 2026 - 19:20 WIB

VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperingatkan Iran untuk bersikap lebih bijak. Peringatan ini dikeluarkan di tengah kebuntuan perundingan damai AS dan Iran sekaligus pertimbangan opsi militer terkait selat Hormuz.

Sejumlah anggota tim keamanan nasional Trump dilaporkan telah menyodorkan beberapa pilihan kepada presiden dalam beberapa hari terakhir mengenai cara menangani kemacetan yang terus terjadi di selat tersebut, setelah negosiasi gagal membuka kembali jalur perairan strategis itu. Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat AS dan sumber yang mengetahui pertemuan tersebut kepada NBC News.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan antara Washington dan Teheran, ditambah dengan blokade laut yang masih dilakukan AS, membuat jalur perdagangan penting itu praktis lumpuh selama dua bulan terakhir.

Ancaman gangguan berkepanjangan terhadap ekonomi global membuat harga energi melonjak tajam. Rata-rata harga bensin di AS mencapai 4,23 dolar atau setara kurang lebih Rp 67 ribu per galon, tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir. Sementara itu, harga minyak mentah Brent sebagai acuan internasional naik hingga hampir 115 dolar atau setara Rp 1,8 juta per barel dalam perdagangan semalam.

Di sisi lain, mata uang rial Iran jatuh ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS, di tengah tanda-tanda semakin tertekannya ekonomi Teheran.

Dalam pertemuan hari Senin di Situation Room, sejumlah opsi yang dibahas termasuk kemungkinan perubahan kehadiran militer AS di Selat Hormuz baik penambahan maupun pengurangan serta apakah militer perlu mengambil langkah yang lebih agresif di wilayah tersebut, menurut pejabat AS.

Trump disebut belum mengambil keputusan apa pun terkait langkah selanjutnya, dan belum jelas kapan keputusan itu akan dibuat.

AS juga menunjukkan sedikit minat terhadap proposal terbaru Iran yang disebut dapat mengakhiri perang dan membuka kembali selat, namun tanpa menyelesaikan kebuntuan terkait program nuklir Iran, isu utama yang membuat perundingan damai mandek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump kemudian ikut berkomentar pada Rabu pagi melalui unggahan di platform Truth Social sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

“Iran tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Mereka tidak tahu cara menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka harus segera lebih pintar!” tulis Trump.

Halaman Selanjutnya

Unggahan itu disertai gambar yang tampaknya dibuat dengan kecerdasan buatan, menampilkan Trump memegang senjata dengan tulisan: “NO MORE MR. NICE GUY!” (Tidak lagi jadi orang baik).

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |