Jakarta, VIVA – Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi menyatakan, B50 atau biosolar telah melewati uji tambang mencapai 1.000 jam, dan semua hasilnya dalam keadaan baik.
Dia mengatakan, pengujian B50 dilakukan di tiga perusahaan berbeda, dengan hasil tanpa ada kendala apa pun yang dialami selama pengujian tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Uji tambang juga kita lakukan 1.000 jam. Dari durasi durability ketahanan itu sampai dengan 1.000 jam," kata Eniya di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.
[dok. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2024]
Photo :
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Tak hanya itu, Eniya melaporkan bahwa pengujian tambang juga berlangsung selama enam bulan secara intensif, dan selama itu hasilnya baik.
"Ini sudah melewati batas uji yang diperlukan. Jadi kami pastikan bahwa di tambang pun aman. Dan ini yang dibuktikan sendiri oleh pengusaha tambang di tiga lokasi," ujarnya.
Eniya menjelaskan, pada uji tambang tersebut filter mesin yang biasanya harus diganti pada durasi 250 jam dapat bertahan hingga 500 jam.
Sebelum mandatori B50 diterapkan secara luas, Kementerian ESDM telah melakukan pengujian untuk sejumlah kendaraan baik pribadi, umum, tambang, maupun mesin pembangkit.
Dia menegaskan, proses pengujian dilakukan dengan terbuka, bahkan menggandeng semua pihak yang berkepentingan dalam penerapan B50.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari hasil pengujian di beberapa mobil hingga 50 ribu kilometer, bahkan untuk mobil dengan keluaran produksi lama pun, tercatat dapat mencapai 37 ribu kilometer, yang semuanya dalam kondisi aman.
"Kita melakukan hingga 50 ribu kilometer dan beberapa mobil itu dengan spec yang tidak terlalu baru mencapai 37 ribu kilometer baru diganti filter yang biasanya ganti 10 ribu kilometer," ujarnya. (Ant).
Komisi XII Minta Mutu BBM B50 Dikawal dari Hulu hingga Hilir
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Donny Oekoen meminta pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga mengantisipasi potensi bottleneck dalam sistem logistik energi seiring ada B50.
VIVA.co.id
8 September 2026

5 days ago
7













