Jakarta, VIVA – Riot Games kembali mengguncang komunitas Valorant dengan peluncuran pembaruan Patch 12.05, yang secara resmi menandai dimulainya Act 2 pada 17–19 Maret 2026.
Pembaruan ini bukan sekadar penyesuaian kecil itu membawa perubahan signifikan pada gameplay, keseimbangan agen, sistem HUD, serta rotasi map kompetitif yang akan memengaruhi cara pemain bertarung di tahun ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sorotan terbesar pada patch ini adalah hadirnya Valorant Controller baru bernama Miks, agen asal Kroasia yang membawa gaya permainan unik berbasis suara. Dengan kemampuan seperti:
- Harmonize (stim tim berbasis kemampuan),
- M-pulse (gelombang suara untuk concuss atau heal),
- Waveform (smoke strategis),
- Bassquake (serangan area dengan efek deafen dan slow),
Miks dirancang untuk memperkuat kerja sama team play dan memberikan opsi taktis baru di medan pertempuran.
Penyesuaian Agen dan Keseimbangan Gameplay
Patch 12.05 melakukan berbagai pembaruan pada beberapa agen populer untuk menjaga keseimbangan meta. Perubahan utama termasuk:
- Sage: Perubahan pada UI/UX penargetan healing agar lebih akurat dan intuitif.
- Skye: Cooldown pada ability Guiding Light ditingkatkan menjadi 60 detik untuk mendorong penggunaan yang lebih strategis.
- Yoru: Daya tahan Gatecrash dikurangi, serta Blindside kehilangan sebagian charge, memaksa pemain merencanakan serangan dengan lebih cermat.
- Clove: Penurunan durasi asap dari Ruse dan ukuran efek Meddle direduksi untuk menyeimbangkan kekuatan dalam comp.
Di sisi lain, Breach mendapatkan voice line baru sebagai sentuhan estetika yang menyegarkan.
Peningkatan Sistem dan HUD
Patch ini juga menambahkan beberapa peningkatan kualitas pengalaman bermain (Quality of Life):
- Banner Assist di HUD yang menyorot kontribusi assist pemain.
- Killfeed yang kini menampilkan ikon agen dan kemampuan yang berkontribusi pada eliminasi.
- Tag status efek yang diperbarui agar tampilan efek dalam pertempuran lebih jelas dan konsisten.
Hal ini membantu pemain memahami siapa melakukan apa dalam tim, mendorong komunikasi yang lebih efektif saat bermain.
Map Kompetitif dan Rotasi
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam upaya menjaga gameplay tetap segar dan seimbang, Riot juga melakukan rotasi map kompetitif:
- Lotus dan Fracture kembali ke rotasi Competitive dan Deathmatch.
- Sedangkan Abyss dan Corrode sementara dikeluarkan dari rotasi kompetitif.
Halaman Selanjutnya
Perubahan ini tidak hanya sekadar rotasi biasa, Riot juga menerapkan sejumlah penyesuaian pada struktur terrain di Lotus, seperti penguatan dinding dan penempatan ulang titik lompatan di A Site, yang diharapkan memberikan keuntungan strategis baru bagi tim yang memanfaatkannya.

10 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
