Selasa, 16 Juni 2026 - 10:34 WIB
Teheran, VIVA – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tetap siap menghadapi berbagai kemungkinan meskipun telah mencapai memorandum kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, dokumen yang telah disepakati kedua negara merupakan langkah penting menuju penghentian konflik, namun belum menjadi akhir dari seluruh proses negosiasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian melalui akun media sosial X setelah Iran dan Amerika Serikat mengonfirmasi penyelesaian memorandum yang dijadwalkan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Iran menilai kesepakatan awal tersebut menjadi fondasi penting dalam upaya mengakhiri ketegangan yang selama ini membayangi hubungan kedua negara. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jalan menuju kesepakatan final masih panjang dan berbagai kemungkinan tetap harus diantisipasi.
“Apa yang telah disepakati menjadi sebuah langkah penting menuju penghentian perang dan awal negosiasi dan kesepakatan akhir masih belum terwujud. Republik Islam Iran telah mempersiapkan diri untuk semua opsi,” tulis Pezeshkian.
Kesepakatan Awal Belum Menjadi Akhir Negosiasi
Pezeshkian menegaskan bahwa memorandum yang telah diselesaikan bukanlah bentuk penyelesaian akhir dari seluruh persoalan antara Teheran dan Washington.
Menurutnya, setelah dokumen tersebut ditandatangani, kedua negara masih harus menjalani tahapan negosiasi lanjutan guna mencapai kesepakatan komprehensif yang dapat mengakhiri berbagai sengketa yang selama ini menjadi sumber ketegangan.
Salah satu fokus utama dalam perundingan mendatang adalah penyelesaian isu program nuklir Iran yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian dunia internasional.
Selain itu, pembahasan mengenai sanksi yang diterapkan Amerika Serikat terhadap Iran juga akan menjadi agenda penting dalam proses negosiasi berikutnya.
Pemerintah Iran memandang memorandum yang telah disepakati sebagai pintu masuk menuju pembicaraan yang lebih luas, bukan sebagai akhir dari seluruh proses diplomatik yang sedang berlangsung.
Iran Klaim Tetap Siap dalam Segala Kondisi
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski optimistis terhadap peluang perdamaian, Pezeshkian menegaskan bahwa pemerintah Iran tetap mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat muncul selama proses negosiasi berlangsung.
Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat dan stabilitas negara akan tetap menjadi prioritas utama, baik kesepakatan akhir tercapai maupun tidak.
Halaman Selanjutnya
Menurut Pezeshkian, pemerintah telah memiliki berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi dinamika yang mungkin terjadi setelah memorandum ditandatangani.

5 hours ago
4














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)