Jakarta, VIVA – Kabar meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026 membawa duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air. Banyak orang menyoroti fakta bahwa pelantun “Status Palsu” tersebut meninggal di bulan Ramadhan, bulan yang dalam Islam dikenal penuh keberkahan.
Sebagian masyarakat pun bertanya-tanya apakah meninggal pada bulan suci tersebut memiliki keutamaan tersendiri. Pertanyaan ini juga pernah dijelaskan oleh ulama Indonesia Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah ceramah mengenai makna wafat di bulan Ramadhan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Ustaz Adi Hidayat, ada beberapa cara untuk memahami keistimewaan seseorang meninggal di bulan suci tersebut. Ia menjelaskan bahwa dalam Islam memang ada waktu-waktu tertentu yang memiliki keutamaan lebih dibandingkan waktu lainnya.
“Apa keutamaan orang yang meninggal pada bulan Ramadhan, apakah ada keistimewaan baik pertanyaan ini walaupun juga mewakili beberapa pertanyaan dari yang lainnya kita akan melihat dari dua sudut pandang baik sudut pandang yang pertama dari waktu. Waktu memang ada yang diistimewakan oleh Allah subhanahu wa ta'ala berbeda dengan waktu lainnya,” ujar Ustaz Adi Hidayat yang dikutip dari YouTube Saya Islam pada Minggu, 8 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa dalam kehidupan manusia terdapat waktu-waktu istimewa yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Contohnya adalah sepertiga malam dalam waktu harian, atau bulan Ramadan dalam siklus tahunan.
“Ada waktu harian sepertiga malam ada waktu bulanan misalnya ada juga waktu tahunan seperti Ramadan, waktu Ramadan banyak keistimewaan amal sholeh ditingkatkan maka pahala bisa digandakan,” ujarnya lagi.
Meski demikian, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa meninggal pada bulan Ramadhan tidak otomatis menjadi tanda seseorang memiliki kedudukan khusus di sisi Allah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Tapi apakah kemudian waktu ini bisa menjamin ketika seseorang menjadi pertanda kebaikan ketika meninggal dalam Ramadhan? Belum tentu, maka ini diukur pada bagian yang kedua sebaik apa amal saleh yang ia kerjakan ini yang paling penting,” tegas Ustaz Adi Hidayat.
Ia memberikan contoh bahwa seseorang yang memiliki perilaku buruk atau bahkan tidak beriman pun bisa saja meninggal pada bulan Ramadan. Karena itu, waktu kematian tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran kebaikan seseorang.
Halaman Selanjutnya
“Apa Anda bisa katakan kalau ada orang fasik misalnya orang kriminal meninggal di bulan Ramadan apa ini mendatangkan bahwa dia istimewa bahkan mungkin ada orang kafir meninggal saat Ramadan apa ini menandakan bahwa dia orang baik dalam pandangan Allah? Belum tentu,” tegasnya lagi.

3 days ago
6










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

