Viral Camat di NTT Luapkan Emosi soal Bantuan Gempa, Begini Klarifikasi BNPB

5 hours ago 3

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:18 WIB

VIVA Camat Lamba Leda Utara Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman mendadak jadi sorotan pengguna media sosial. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, dirinya sempat meluapkan emosinya kepada seorang pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Agustinus meluapkan amarahnya lantaran jumlah bantuan untuk korban gempa yang diterima posko logistik tidak sebanyak yang dilaporkan pejabat tersebut kepada pihak lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak bilang bantuan banyak sekali kasih turun di sini. Saya tersinggung sekali, saya tidak suka. Saya rasanya ditekan, saya harus bagi ke 11 desa bukan begitu caranya. Saya sangat tidak setuju caranya. Semua desa protes ke saya, semua teriak pak. Saya bagi ke-11 desa tapi saya rasa tertekan sekali, saya beban sekali," kata Agustinus dikutip dari akun Instagram @jakarta.global, Sabtu 22 Agustus 2026. 

Agustinus mengaku begitu tertekan karena harus membagi bantuan ke 11 desa dengan adil. Dia juga menyebut warga dari sejumlah desa terus mempertanyakan distribusi bantuan kepadanya.

"Pak supaya orang dengar di sana, banyak bantuan di sini. Mana pak? Ini pak punya bantuan ini? 21.721 jiwa harus dibagi rata. Saya buat begitu. Bapak jangan lari, saya tidak suka, saya ditekan. Saya bagi rata 11 desa, saya stress. Saya tidak kuat lagi, harus urus masyarakat. Saya tidak tahan," kata dia.

Klarifikasi BNPB

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyusul dengan viralnya video tersebut, BNPB angkat bicara. BNPB menyampaikan penjelasan terkait dinamika penyaluran bantuan logistik bagi korban gempa di Posko Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pihaknya memahami tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak di tengah situasi tanggap darurat yang dinamis.

Inspektur III BNPB selaku Person in Charge (PIC) BNPB Wilayah Manggarai Timur, Kombes Pol. Deden Nurhidayatullah, menjelaskan bahwa distribusi bantuan menuju wilayah Damer dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan aksesibilitas akibat kerusakan sejumlah infrastruktur, termasuk jembatan yang membatasi mobilitas kendaraan pengangkut logistik berukuran besar.

Halaman Selanjutnya

"Sejak Kamis malam 28 Agustus 2026, tim lapangan telah mengupayakan pengiriman tiga unit truk logistik dari Posko Utama BPBD di Borong menuju sejumlah titik pengungsian, termasuk Pos Damer. Karena terdapat keterbatasan akses jembatan bagi kendaraan berat, BNPB mengambil langkah untuk melakukan pengangkutan secara bertahap menggunakan kendaraan yang lebih kecil agar bantuan pangan dan kebutuhan awal masyarakat dapat segera tiba," ujar Kombes Pol. Deden Nurhidayatullah dalam keterangannya, Sabtu 22 Agustus 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |