Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:13 WIB
VIVA – Kasus sejumlah orang hilang di Pulau Jeju, Korea Selatan, menjadi sorotan setelah beberapa di antaranya ditemukan meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Peristiwa ini semakin mengundang perhatian publik setelah muncul dugaan seorang polisi setempat menutup sejumlah kasus orang hilang secara tidak semestinya.
Informasi mengenai tragedi tersebut turut ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk platform X. Publik mempertanyakan bagaimana laporan orang hilang dapat ditutup tanpa adanya verifikasi memadai mengenai keberadaan maupun keselamatan korban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seperti dilansir dari Korea JoongAng Daily, persoalan tersebut bermula dari penyelidikan terhadap seorang polisi bermarga Boo yang bertugas di Pulau Jeju. Polisi yang disebut berusia 30-an itu diduga memberikan informasi palsu kepada keluarga korban dengan mengaku telah menghubungi orang yang dilaporkan hilang.
Dalam sejumlah kasus, Boo diduga mengatakan kepada keluarga bahwa orang yang hilang sebenarnya tidak ingin berkomunikasi dengan kerabatnya. Setelah itu, kasus tersebut diduga ditutup dan data terkait dihapus dari sistem kepolisian.
Jang Mi-ran Ditemukan Meninggal Setelah 104 Hari
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah hilangnya Jang Mi-ran, perempuan berusia 37 tahun. Jang dilaporkan menghilang pada 15 Mei 2026.
Jenazah yang diyakini sebagai Jang kemudian ditemukan pada Senin, 24 Agustus, sekitar pukul 10.46 waktu setempat. Lokasinya berada di sebuah perkebunan palem di Hallim-eup, tidak jauh dari tempat penginapan yang selama ini ditempatinya.
Penemuan tersebut terjadi 104 hari setelah Jang pertama kali dilaporkan hilang. Polisi sebelumnya diduga telah menutup kasus Jang setelah Bu memberi tahu keluarganya bahwa ia sudah berkomunikasi dengan perempuan tersebut.
Namun, penyidik tidak menemukan bukti adanya komunikasi seperti yang diklaim Bu setelah memeriksa catatan komunikasi.
Keluarga Jang kemudian kembali membuat laporan mengenai keberadaannya. Polisi pun melanjutkan pencarian dan akhirnya menemukan jenazah yang diduga kuat merupakan Jang.
Kasus tersebut semakin menjadi perhatian karena lokasi penemuan jenazah disebut hanya sekitar 400 meter dari tempat Jang tinggal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Empat Orang Ditemukan Meninggal dalam Tiga Hari
Kasus Jang bukan satu-satunya. Dalam rentang tiga hari, terdapat empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang kemudian ditemukan meninggal dunia di berbagai lokasi di Jeju.
Halaman Selanjutnya
Seorang pria berusia 60-an yang dilaporkan hilang pada 2 Juli ditemukan meninggal dunia di Songdang-ri, Gujwa-eup, pada Sabtu. Kasusnya juga diduga pernah ditutup oleh Bu dengan cara serupa.

1 hour ago
2
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

