VIVA –Pengguna media sosial sempat dihebohkan oleh unggahan seorang pengguna Threads yang mengaku dimintai uang oleh oknum polisi saat hendak mengambil kendaraan yang menjadi barang bukti kecelakaan lalu lintas. Pemilik akun @tasyamarcella96 mengungkapkan bahwa dirinya harus mengeluarkan uang untuk mengambil kendaraan tersebut di salah satu polsek di Surabaya.
Pernyataan Tasya disampaikan sebagai balasan atas unggahan akun Threads Divisi Humas Polri pada Kamis lalu. Dalam unggahan tersebut, Polri menegaskan bahwa kendaraan yang diamankan sebagai barang bukti dalam penanganan kecelakaan lalu lintas tidak dikenakan biaya untuk diambil kembali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polri juga menyebut bahwa kendaraan atau barang bukti kecelakaan yang proses penanganannya telah selesai, termasuk setelah dilakukan pencocokan dan pemeriksaan data kendaraan, dapat diambil pemiliknya tanpa dipungut biaya alias gratis.
Namun, pengalaman yang disampaikan Tasya berbeda. Ia mengaku harus membayar Rp1 juta untuk mengambil kendaraannya di Polrestabes Surabaya.
"Ambil barang bukti kecelakaan GRATIS. Iya sih gratis tapi buat minta surat pengeluaran kendaraan harus bayar," tulis pemilik akun tersebut membalas unggahan dari divisi humas polri baru-baru ini.
Menyusul insiden yang dialami Tasya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan angkat bicara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Luthfie menegaskan bahwa oknum polisi tersebut akan mendapat sanksi tegas dari institusi Polri atas tindakannya. Tak hanya hukuman disiplin dan kode etik, Luthfie juga meminta agar oknum tersebut dimutasi atau didemosi.
"Saya akan berikan hukuman keras betul karena anak inilah yang mencederai rekan-rekan yang sudah berbuat baik, rekan-rekan yang sudah berjibaku memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya minta kasi propam proses yang bersangkutan ini lakukan Tindakan disiplin kode etik, kabag sumda mutasikan yang bersangkutan demosi," kata dia dikutip dari akun Instagram resminya, Sabtu 29 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak hanya itu saja, Luthfie juga meminta agar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Surabaya untuk menemui langsung korban. Dia juga menyebut akan mengganti uang korban 10 kali lipat dari biaya yang telah dikeluarkannya.
"Kasat lantas temui korban yang kemarin dimintai duit itu. Sampaikan nanti dari saya, saya ganti 10 kali lipat, itu komitmen saya," kata dia.
Halaman Selanjutnya
{{ Dck0WwVyUmC/ }}

2 weeks ago
24













