Jakarta, VIVA – Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, urusan dapur kerap menjadi tantangan tersendiri. Banyak orang ingin menyajikan hidangan lezat, tetapi terkendala waktu, tenaga, hingga konsistensi rasa.
Menurut Chef Elisa Yuliastuti, kunci memasak praktis bukan sekadar soal kecepatan, melainkan bagaimana menjaga rasa tetap stabil meski prosesnya sederhana. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Memasak jadi lebih cepat, praktis, dan hasilnya tetap lezat. Ini solusi tepat untuk kebutuhan dapur sehari hari maupun pelaku UMKM,” ujar Chef Ambassador Mi Burung Dara itu dalam keterangannya, dikutip Sabtu 28 Februari 2026.
Chef Elisa menilai, salah satu tantangan terbesar di dapur—terutama bagi pelaku usaha kuliner—adalah menjaga standar rasa ketika proses memasak dilakukan oleh lebih dari satu orang atau dalam skala besar. Takaran yang tidak seragam kerap membuat hasil akhir berbeda.
“Bumbu Ciptarasa membantu memaksimalkan rasa masakan dari takaran yang tidak seragam.” ujar Elisa.
Dalam praktiknya, ia membagikan beberapa tips sederhana agar masakan tetap konsisten dan efisien.
Pertama, gunakan bumbu serbaguna sebagai dasar rasa.
Bumbu dasar yang sudah memiliki komposisi seimbang membantu mempercepat proses tanpa perlu meracik ulang dari nol. Varian ayam bawang, misalnya, dinilai cocok untuk hidangan berkuah, tumisan, hingga olahan camilan gurih seperti siomay atau tahu bakso. Rasa gurih dari ekstrak ayam dan bawang putih memberi fondasi yang fleksibel untuk berbagai jenis masakan, termasuk menu Chinese maupun Western.
Kedua, atur level pedas tanpa ribet.
Bagi pencinta rasa pedas, efisiensi bisa dicapai dengan menggunakan bumbu yang sudah memiliki karakter pedas seimbang.
“Selain praktis dan lezat, varian ini sudah memberikan karakter pedas yang kuat sehingga tidak memerlukan tambahan cabai lagi,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dengan begitu, proses memasak jadi lebih ringkas tanpa harus menghaluskan cabai secara terpisah. Cocok untuk tumisan, marinasi bakaran, hingga aneka kuah bercita rasa Korea atau Thailand.
Ketiga, seimbangkan rasa manis dan gurih dalam satu langkah.
Untuk hidangan seperti mi goreng, nasi goreng, semur, atau aneka oseng, keseimbangan rasa sering kali menjadi penentu. Chef Elisa menyarankan takaran yang tepat agar hasilnya optimal.
Halaman Selanjutnya
“Cukup satu sendok makan untuk membantu menghadirkan rasa yang lebih seimbang dan menggugah selera,” ujarnya.

1 week ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
