Jakarta, VIVA – Ban dan velg adalah komponen mobil yang paling sering bersentuhan dengan jalan, tapi juga sering kali diabaikan pengendara dalam perawatan rutin mereka. Padahal, kelalaian kecil pada bagian ini bisa berdampak besar terhadap keselamatan, kenyamanan, bahkan biaya perawatan di kemudian hari.
Berikut ini VIVA rangkum dari SlashGear Senin, 23 Maret 2026, ada lima pemeriksaan penting yang sering terlupakan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ilustrasi ban serep
Photo :
- Bridgestone Indonesia
1. Pantau Kondisi Ban, Bukan Sekadar Permukaannya
Saat mengecek ban, banyak orang hanya melihat apakah ada paku atau kotoran di alur tapak. Namun tanda‑tanda yang lebih halus, seperti keausan tak merata, benjolan pada dinding ban, atau pola tapak yang sudah mendekati batas, sering terlewat.
Padahal ini bisa menjadi sinyal bahwa ban sudah mendekati masa untuk diganti demi keselamatan berkendara.
2. Ban Cadangan Juga Perlu Diperhatikan
Ban cadangan sering dipasang di tempat tersembunyi dan dibiarkan begitu saja selama berbulan‑bulan atau bahkan bertahun‑tahun.
Kendati tidak berjalan di permukaan jalan sehari‑hari, ban serep tetap perlu dicek tekanannya dan kondisi fisiknya agar siap dipakai ketika diperlukan.
3. Periksa Kekencangan Baut velg
Setelah mengganti atau melepas ban, salah satu langkah yang sering dilupakan adalah memastikan baut velg terpasang benar dan cukup kencang. Baut yang longgar berpotensi membuat roda bergeser dan menciptakan getaran atau bahkan risiko terlepas saat berkendara.
4. Cek Keseimbangan velg
Kadang setelah melewati lubang jalan atau benturan kecil, keseimbangan roda bisa berubah tanpa disadari. velg yang tidak seimbang akan membuat getaran di setir, pengereman tidak optimal, dan ban cepat aus. Pemeriksaan keseimbangan secara berkala membantu menjaga stabilitas mobil serta kenyamanan berkendara.
5. Perhatikan Komponen Kecil Seperti Valve Stem
Ilustrasi ban mobil bocor
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagian kecil seperti valve stem, penutup kecil yang menjaga udara tetap berada di dalam ban bisa rapuh atau bocor seiring waktu. Jika bagian ini rusak, tekanan udara ban bisa turun secara perlahan tanpa disadari, meningkatkan risiko ban kempes saat sedang digunakan.
Perawatan ban dan roda bukan sekadar tugas mekanik biasa ban adalah satu‑satunya komponen yang menyentuh jalan dan memengaruhi kemampuan mobil untuk berakselerasi, mengerem, dan bermanuver.
Halaman Selanjutnya
Ketika bagian‑bagian kecil seperti tekanan udara, baut roda, atau keseimbangan roda diabaikan, risiko kecelakaan, keausan ban prematur, serta biaya perbaikan bisa meningkat drastis.

6 hours ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
