Pengolahan Mineral Dalam Negeri Digenjot, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

6 hours ago 4

Senin, 23 Maret 2026 - 21:06 WIB

VIVA – Upaya pengolahan mineral dalam negeri terus didorong dalam beberapa tahun terakhir guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, membuka lapangan kerja, dan memperkuat industri nasional. Langkah ini dijalankan melalui integrasi pengelolaan dan pengolahan komoditas tambang agar tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyatakan bahwa hilirisasi mineral dan batu bara merupakan mandat strategis pemerintah yang sejalan dengan arah kebijakan industrialisasi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam tiga tahun ini, kami terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antar Anggota Grup agar setiap komoditas tidak hanya berhenti sebagai bahan baku, tetapi menjadi bagian dari rantai pasok industri yang saling terhubung dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar,” ujar Maroef dalam keterangan tertulis Senin, 23 Maret 2026.

Ia menambahkan, integrasi yang terbangun tidak hanya membuka potensi bisnis yang lebih optimal, tetapi juga memperkuat ekosistem industri dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah.

Menurutnya, langkah tersebut turut mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah operasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kekuatan terbesar kami bukan hanya pada sumber daya yang dikelola, tetapi pada kebersamaan, soliditas, dan sinergi yang terbangun di seluruh Grup,” kata Maroef.

Ke depan, pengembangan proyek hilirisasi akan terus diperluas, termasuk pada sektor baterai kendaraan listrik serta pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium, guna memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.

Emas Antam.

Harga Emas Hari Ini 17 Maret 2026 Produk Antam Melorot Global Kinclong

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.988.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu turun Rp 4.000 per gram dibanding kemarin.

img_title

VIVA.co.id

17 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |