VIVA –Scrolling di media sosial sudah menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia. Bahkan pada 2025 lalu, rata-rata waktu layar orang Indonesia bisa mencapai 7,5 jam per hari, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan penggunaan gadget tertinggi di dunia.
Biasanya, saat scrolling, kita cenderung terpaku pada gosip atau drama yang sedang ramai. Tapi saat puasa Ramadan seperti sekarang, bagaimana hukumnya jika kita tetap scrolling gosip dan drama?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Terkait hal itu, Ustaz Felix Siauw angkat bicara. Diakuinya bahwa salah satu cara killing time saat puasa adalah dengan scrolling media sosial.
”Aku ngerti ketika puasa kita pasti gabut ya karena kayak hari tuh kayak bertambah panjang. Kayak nggak maju-maju ya jamnya gitu ya maka yang enak adalah droomscrolling yah. Kita terus kemudian scrolling, segala macam dan scrolling apa yang muncul kalau seandainya kita di media sosial misalnya. Biasanya yang paling banyak muncul adalah gosip,” kata dia dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram miliknnya, dikutip Jumat 27 Februari 2026.
Dia menjelaskan bahwa tidak semua gosip itu buruk. Banyak dari kita justru mencari informasi tentang gosip yang sedang ramai supaya bisa nyambung saat berbincang dengan teman atau rekan kerja.
”Nah sebenarnya nggak semua gosip itu salah sih kadang-kadang kita perlu untuk mengetahui apa yang terjadi di sekitar kita. Supaya kita bisa relate, supaya bisa connect segala macam ketika ngobrol sama teman-teman kita atau lebih aware dengan segala sesuatu di sekitar kita,” jelas dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun ustaz Felix mengingatkan bahwa hal yang tidak baik itu ketika gosip tersebut menyebabkan kita berprasangka buruk. Namun berbeda jika gosip yang kaitannya dengan hal baik maka kita bisa mendapat pahala.
”Yang nggak boleh itu ketika gosip itu menyebabkan kita berprasangka buruk. Nah itu adalah menjadi satu aktivitas yang nanti akan mengurangi pahasal puasa kita. Jadi dia sebenarnya nggak ngetem pahala sih tapi ya tergantung tadi. Kalau gosipnya berkaitan dengan sesuatu yang baik malah dia dapat pahala. Misal ketika puasa dia ngeeliatin kondisi orang-orang misalnya yang ada di Palestina atau ngeliat kondisi-kondisi saudaranya yang tertindas atau ketidak adilan yang terjadi itu malah jadi kebaikan. Jadi pilihlah gosip-gosip yang bermanfaat. Jadi nggak semua gosip-gosip jelek kan? Jadi itu cara nge-hack puasa kita jadi bermanfaat,” jelasnya.
Belum Mandi Besar Setelah Haid Sebelum Adzan Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah?
Berbicara mengenai haid dan ramadan, banyak wanita kemudian bertanya soal hukum berpuasa setelah haid, terutama jika mereka belum sempat mensucikan diri sebelum adzan
VIVA.co.id
27 Februari 2026

5 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1773618/original/083337700_1510914819-20150922_malaysiaflag_afp.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470656/original/014155400_1768213817-jajanan_sehat__3_.jpg)

