Jakarta, VIVA – Sekretaris Jenderal DPP SAHI (Silaturrahmi Haji dan Umrah Indonesia), Sudarto menyambut positif apresiasi yang disampaikan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, terhadap penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Sudarto tersebut, pengakuan langsung dari Pemerintah Arab Saudi merupakan indikator penting bahwa transformasi tata kelola haji Indonesia telah menunjukkan hasil yang nyata dan mendapat perhatian dunia internasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Apresiasi yang diberikan Pemerintah Arab Saudi bukan sekadar pujian diplomatik, tetapi merupakan pengakuan atas kerja keras, pembenahan sistem, peningkatan koordinasi, serta dedikasi seluruh petugas yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh bangsa Indonesia," ujar Gus Sudarto.
Sebagai Sekjen DPP SAHI, organisasi yang menaungi berbagai elemen masyarakat pemerhati haji dan umrah, Gus Sudarto menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia semakin mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, terukur, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.
Ia menjelaskan bahwa selama beberapa tahun terakhir, berbagai perbaikan terus dilakukan mulai dari penguatan manajemen operasional, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas petugas, hingga penguatan koordinasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi.
"Kami melihat adanya perubahan yang sangat signifikan. Ketika Menteri Haji Arab Saudi menyebut adanya 'lompatan luar biasa' dalam penyelenggaraan haji Indonesia, tentu hal tersebut didasarkan pada indikator pelayanan yang dapat diukur secara objektif di lapangan," katanya.
Gus Sudarto menambahkan bahwa capaian ini harus dijadikan momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, tantangan penyelenggaraan haji akan semakin kompleks seiring bertambahnya jumlah jemaah serta perkembangan teknologi dan regulasi internasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Prestasi ini jangan membuat kita cepat puas. Justru ini menjadi amanah yang harus dijaga. Standar pelayanan yang sudah baik harus terus ditingkatkan agar jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air," tegasnya.
Lebih lanjut, SAHI mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang intensif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Halaman Selanjutnya
"Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dengan sangat baik ini dapat terus diperkuat. Sebab pelayanan haji yang berkualitas memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, petugas lapangan, organisasi masyarakat, hingga para pembimbing ibadah," ungkapnya.

2 weeks ago
3














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)