Bank Saqu Tegaskan Komitmen dan Dukungan Finansial Bagi Perempuan di Industri Kreatif

4 days ago 3

Senin, 27 April 2026 - 20:29 WIB

Jakarta, VIVA Bank Saqu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peran perempuan dalam membangun usaha di sektor kreatif, serta pentingnya pengelolaan keuangan dalam mendukung pertumbuhan usaha.

Hal itu direalisasikan Bank Saqu melalui partisipasi dalam forum diskusi momentum Hari Kartini bersama IdeaFriends, bertajuk “Built by Her: Turning Passion Into Power in The Creative Industry".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu, Willy Apriando mengatakan, pihaknya ingin mengingatkan kembali pentingnya peran perempuan dalam mendorong kemandirian ekonomi.

"Bank Saqu mencermati bahwa perempuan kini tidak hanya hadir sebagai bagian dari industri kreatif, tetapi juga menjalani perjalanan finansial yang dinamis mulai dari merintis, mengelola, hingga mengembangkan usaha secara berkelanjutan," kata Willy dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.

Bank Saqu

Photo :

  • [Humas Bank Saqu]

Dia menambahkan, agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan, diperlukan pemahaman keuangan yang baik mulai dari pengelolaan arus kas hingga pengambilan keputusan finansial.

"Seiring berkembangnya industri kreatif, kami percaya kombinasi antara kreativitas dan pengelolaan keuangan yang tepat akan menjadi pondasi utama bagi lahirnya lebih banyak usaha yang berkelanjutan di Indonesia.” ujarnya.

Willy menambahkan, hal itu ditambah dengan profil nasabah Bank Saqu yang juga menunjukkan sekitar 40 persen merupakan solopreneur. Hal ini mendorong Bank Saqu untuk menghadirkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga pada penguatan edukasi dan ekosistem usaha.

"Salah satunya melalui Solopreneur Academy, program yang memberikan pembelajaran dan jejaring bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis secara lebih terarah," ujarnya.

Pemenang Bank Saqu Solopreneur Academy 2025, Liya Tsabitah mengatakan, sebagai perempuan yang membangun usaha dari hal yang disukainya, dia menyadari bahwa kreativitas saja tidak cukup. Ada proses memahami keuangan, mengelola arus kas, serta mengambil keputusan yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanan ini, Dia mengakui bahwa dukungan dari Bank Saqu menjadi sangat relevan, karena membantu pihaknya sebagai solopreneur untuk tumbuh dengan pondasi yang lebih kuat.

"Dengan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis melalui Saku Nabung dan Saku Transaksi, pengelolaan keuangan menjadi lebih teratur, sehingga bisnis pun dapat berkembang dengan lebih optimal,” ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen dalam 3 Tahun ke Depan, Purbaya: Sudah Hampir Kelihatan

Purbaya mengaku, bagi dirinya pergerakan ekonomi nasional ke arah pertumbuhan 8 persen saat ini sudah mulai terlihat, dan akan dapat tercapai dalam 2-3 tahun ke depan.

img_title

VIVA.co.id

27 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |