Beda Karakter Mobil Balap dan Gokart

2 hours ago 4

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:37 WIB

Mandalika, VIVA – Beralih dari gokart ke mobil balap ternyata bukan perkara mudah bagi seorang pembalap. Meski sama-sama mengandalkan kecepatan dan kemampuan membaca lintasan, karakter keduanya ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Hal itu dirasakan langsung oleh pembalap muda HDM Team, Davino Satria, saat tampil pada ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia turun di kelas ITCR 1200 Non Seeded menggunakan Honda Brio racikan ASCO Motortuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada balapan tersebut, Davino memulai perjuangan dari posisi start ke-23. Meski menghadapi persaingan ketat, ia berhasil finis di posisi kelima kelas Non Seeded pada race pertama.

Sementara pada race kedua, hasil yang diraih belum sesuai harapan. Davino harus puas mengakhiri balapan di posisi ketujuh kelas Non Seeded sehingga target meraih podium belum dapat diwujudkan.

Namun bagi Davino, hasil akhir bukan satu-satunya hal yang penting. Pembalap muda tersebut justru mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga selama menjalani akhir pekan balap di Mandalika.

“Kalau bicara hasil akhir, tentu belum sepenuhnya sesuai dengan target, karena target saya datang ke Mandalika adalah bisa naik podium di kelas non-seeded,” ujarnya, dikutip Rabu 17 Juni 2026..

Menurutnya, salah satu perbedaan paling terasa saat beralih dari gokart ke mobil balap adalah tingkat agresivitas persaingan di lintasan. Pembalap harus lebih cepat mengambil keputusan sambil tetap menjaga konsentrasi sepanjang balapan.

“Dibandingkan dengan gokart yang selama ini saya jalani, pertarungan di balap mobil terasa lebih intens karena banyak pembalap yang sangat agresif dalam mencari posisi dan memanfaatkan setiap peluang untuk menyalip,” katanya.

Ia menilai pengalaman balap gokart tetap memberikan bekal penting, terutama dalam hal racecraft dan kemampuan membaca situasi. Namun, balap mobil menghadirkan tantangan berbeda yang menuntut adaptasi lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Davino juga mengungkapkan bahwa standing start menjadi salah satu aspek yang masih perlu dipelajari. Teknik start di mobil balap memiliki karakter berbeda dibanding disiplin balap yang sebelumnya ia tekuni.

Ke depan, Davino bersama HDM Team akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mencari setup Honda Brio yang paling sesuai dengan gaya mengemudinya. 

Warna baru Mazda MX-5

Setelah Sukses dengan Merah, Mazda Perkenalkan Warna Hijau

Mazda dikenal lewat warna merah khasnya yang ikonik dan menjadi identitas kuat merek asal Jepang tersebut. Kini, pabrikan itu mencoba menghadirkan nuansa baru.

img_title

VIVA.co.id

17 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |